Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Idul Fitri

oleh: Matnuh    
ª
 
Hari Raya Idul Fitri (Bahasa Arab: عيد الفطر; 'Ayd al-Fitr; "perayaan fitrah") disambut pada 1 Syawal tahun Hijrah. Perayaan tersebut juga dikenal sebagai Hari Raya Puasa, Hari Raya Fitrah, dan Hari Lebaran. Hari Raya Idulfitri merupakan perayaan yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia yang beragama Islam untuk menandai berakhirnya bulan Ramadhan di mana umat Islam telah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Idul fitri merupakan hari raya keagamaan terbesar bagi umat Islam, selain Hari Raya Korban / Idul Adha.

Hari Raya Puasa dimulai dengan dua cara; yaitu melalui rukyah (melihat hilal) atau secara hisab (hitungan). Jika melalui rukyah, apabila anak bulan kelihatan, maka menandai dimulainya bulan Syawal, yaitu bulan ke-10 dalam penanggalan hijriyah Islam.

Di Indonesia terdapat perbedaan hari perayaan Idul Fitri disebabkan perbedaan keyakinan penetapan hari antara umat Muhammadiyah, NU dan juga umat lainnya. Umat NU merayakan Idul Fitri atas instruksi Pemerintah (MUI) sedangkan umat lainnya tidak.

Pada saat perayaan Idul Fitri, Di jalan raya utama dan jalan raya di seluruh daerah, kemacetan akan terjadi akibat kebanjiran warga kota yang pulang ke kampung halaman untuk menyambut Idul Fitri bersama sanak saudara dan kaum keluarga. Fenomena ini juga dikenal sebagai Balik Kampung. / pulang kampung.

Simbol Tradisi Perayaan Idul Fitri

Simbol terkenal untuk perayaan Hari Raya di Indonesia adalah ketupat. Ketupat adalah makanan khusus yang masih dihidangkan pada saat Idul Fitri (Di Bangka Ketupat juga terdapat di hari Idul Adha). Ketupat adalah nasi yang dikukus di dalam anyaman daun kelapa atau daun palas dan biasanya dihidangkan bersama dengan rendang. Makanan-makanan yang lain termasuk lemang, lepat, lontong, dodol, dan kue raya (Makanan yang terdapat di hari Idul Fitri oleh bangsa Melayu seperti di Bangka).

Tradisi Perayaan Idul Fitri di Bangka

Ada berbagai macam tradisi Idul fitri di berbagai wilayah di Indonesia. contohnya Di Bangka (Bangka Belitung) tradisi perayaan Idul Fitri sangat kental dengan tradisi melayu, yaitu sebelum perayaannya jalan-jalan saat malam hari dihiasi dengan likur (lampu terbuat dari bambu diisi dengan minyak tanah sebagai bahan bakar) yang dikreasikan dalam berbagai bentuk (Sekarang hanya Bangka Barat yang mengadakan ini). Ajang kreasi likur ini diadakan sejak dahulu, yaitu sejak bangsa Melayu masuk ke Bangka. Tradisi Likur ini dapat ditemui juga di Malaysia dan Singapura.

Pada siang harinya masyarakat Bangka tidak mengenal berekreasi ke pantai atau tempat wisata lainnya seperti di berbagai daerah di Indonesia lainnya, dikarenakan masyarakat Bangka sangat menghormati perayaan Idul fitri sebagai ajang silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga di rumah sambil menikmati hidangan khas perayaan idul Fitri.

Masyarakat Bangka sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, dilihat pada perayaan tiga hari keagamaan terbesar di Bangka yakni Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, dan Idul Adha dimana Umat Muslim dan Umat Kongfuchu, Budha saling merayakan hari besar keagamaan masing-masing, tanpa ada perbedaan satu sama lain.
Diterbitkan di: 29 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.