Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>La Tahzan (Jangan Bersedih)

La Tahzan (Jangan Bersedih)

oleh: hsofyan     Pengarang : Dr. 'Aidh al-Qarni
ª
 
Setiap manusia pasti pernah bermasalah dalam hidupnya. Masalah ketiadaan, masalah kekurangan, atau masalah kehilangan. Masalah yang pernah terjadi pada masa lalu, masalah pada masa kini, atau masalah yang menurut pikiran dan perasaannya akan terjadi pada masa yang akan datang. Lalu manusia bersedih, stres, depresi hingga mungkin bunuh diri. Lalu, apakah dengan begitu masalah terselesaikan? Tidak!

Buku ini memaparkan tentang arti hidup serta isi kehidupan ini. Bagaimana sebaiknya kita menyikapi hidup ini serta mensyukuri anugerah Allah. Apa hikmah dibalik berbagai masalah yang dialami manusia, serta bagaimana menyikapi masalah dengan sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya, sebagai orang yang beriman. Banyak nasehat yang didukung oleh ayat -ayat Al-Quran, dapat dibaca dalam buku ini.

Jangan bersedih! Karena:
  • Allah telah menganugerahkan nikmat kepada kita, yang tak terhitung jumlah dan nilainya. Yang telah kita sadari atau yang belum kita ketahui.
  • Masalah masa lalu tak mungkin kembali.
  • Dibalik kesulitan terdapat kemudahan.
  • Allah akan menggantikan sesuatu yang hilang dengan yang lebih baik, jika kita bersabar.
  • Kita tetap mulia bersama para penerima ujian dan cobaan, jika kita yakin.
  • Manusia adalah mahluk lemah. Cukup Allah menjadi penolong dan pelindung kita.
  • Dunia ini indah, jika kamu tidak mengurung diri di dalam rumah.
  • Sabar itu indah, jika kita yakin akan datang kemudahan.
  • Jangan sampai masalah sepele membunuh anda.
  • Kita adalah orang paling kaya, jika menerima pemberian Allah dengan rasa syukur.
  • Kehidupan di surga lebih kekal dan abadi.
  • Banyak hal yang dikhawatirkan, tak pernah terjadi.
  • Bersedih itu dilarang.
  • Bersedih itu tidak bermanfaat.
  • Semua terjadi sesuai qadha' dan qadar. Takdir pasti terjadi.
  • Usia kita yang sebenarnya adalah kebahagiaan dan ketenangan hati.
  • Allah maha pengampun dan penerima taubat.
  • Sebaik-baiknya ibadah adalah menunggu jalan keluar.
  • Kesedihan akan membuat harta kita menjadi tidak berguna.
  • Kesedihan akan membuat kesehatan kita menjadi tidak berguna.
  • Kesedihan akan membuat pemandangan indah menjadi tidak indah.
  • Kita masih bisa minum air yang jernih, menghirup udara yang segar, berjalan diatas kedua kaki dan tidur dengan nyenyak.
  • Kita masih memiliki doa.
  • Sesuatu itu tak pantas kita sedihkan.
  • Pada sesuatu yang sedikit itu terdapat keselamatan.
  • Berita-berita itu tidak mampu merubah takdir.
  • Hinaan dan cercaan yang datang menandakan kita memiliki harga dan derajat.
  • Allah telah memilihkan untuk kita.
  • Kita selalu dalam kebaikan.
  • Masih ada sebab-sebab yang membuat musibah menjadi ringan.
  • Kita masih dapat mengasingkan diri ('uzlah) dari segala bentuk kejahatan dan kemubahan yang berlebihan.
  • Kesulitan-kesulitan itu akan menguatkan hati, menghancurkan rasa ujub, mengubur rasa sombong, meluruhkan kelalaian, menghidupkan dzikir.
  • and more ...

Semua alasan diatas, diulas dengan jelas dalam buku ini.

Diterbitkan di: 14 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.