Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Jenis-jenis ibadah

oleh: Matnuh    
ª
 
  • Jenis-jenis Ibadah adalah

    Ibadah Khusus - yaitu ibadah yang utama ditentukan cara dan syaratnya. Hukumnya fardhu ain yakni tiap-tiap orang wajib menyakini dan mengamalkannya. Tanpa ibadah khusus seseorang itu tidak beriman. Ibadah-ibadah khusus tersebut adalah seperti berikut:
    shalat
    zakat
    puasa
    Haji dan Umrah Qurban
    Aqiqah Taharah (bersuci)
    khitan
    dzikir
    doa
    hamdalah

    Ibadah Umum

    Ibadah umum mencakup semua kegiatan hidup kita yang kita lakukan setiap hari. Kalaulah semua dapat kita aturkan sebagaimana yang Allah kehendaki maka ia akan jadi ibadah yakni kita akan diberi pahala. Sebaliknya kalau kita lalai mengatur hidup kita tidak sesuai syariat, maka berdosalah kita. Ibadah-ibadah umum tersebut adalah seperti berikut:
    1. - Pendidikan
    2. ekonomi
    3. Politik
    4. jihad
    5. Muamalat (berjual-beli)
    6. Munakahat (Hukum pernikahan menurut Islam)
    7. Jenayat
  • Ciri-ciri Ibadah
    Hubungan manusia dengan Tuhan adalah secara terus - tidak memerlukan perantaraan sebagaimana ajaran Kristen. Allah SWT saja hukum, tempat mengadu dan meminta ampun. Peribadatan tidak terkungkung di tempat-tempat tertentu. Ruang ibadah di dalam Islam sangat luas - meliputi setiap aktivitas kehidupan manusia. Setiap apa yang dilakukan adalah ibadah jika cukup Persyaratan.

    Persyaratan Ibadah

    1. Setiap kerja yang dilakukan akan menjadi ibadah apabila memenuhi lima syarat. Setelah kerja yang dilakukan itu sesuai kehendak kelima Persyaratan itu, maka ia akan diterima sebagai ibadah, sebagai amal bakti dan sebagai satu pengabdian diri kita kepada Allah SWT Persyaratan itu adalah: Praktek yang dilakukan harus diakui Islam dan sesuai dengan hukum syara '.
    2. Amalan harus dikerjakan dengan niat yang baik (karena Allah SWT).
    3. Praktek harus dilakukan dengan sebaiknya.
    4. Ketika melakukan kerja harus selalu mengikuti hukum-hukum syariat dan batas-batasnya.
    5. Dalam mengerjakan sesuatu ibadah, tidak lalai dari ibadah yang wajib (ibadah khusus).

    Salah paham tentang pengertian Ibadah Ibadah dalam Islam adalah berbeda sama sekali dengan konsep dan praktek agama-agama lain atau kepercayaan-kepercayaan lain. Ini bukan perbuatan mengasingkan diri, ia juga tidak terbatas pada tempat-tempat tertentu saja atau hanya dilakukan melalui perantaraan orang-orang tertentu. Konsep-konsep seperti ini tidak ada di dalam syariat Islam. Namun demikian pengaruh konsep asing ini telah dapat juga meresap ke dalam kehidupan sebagian besar dari masyarakat Islam. Oleh itu timbullah berbagai tanggapan terhadap ibadah. Ada yang menganggap ibadah itu hanya terkonsentrasi pada shalat, puasa, zakat dan haji saja, ada juga di kalangan ummat Islam yang mengaku beribadah kepada Allah, tetapi tindak-tanduknya menunjukkan bahwa ia melaksanakan Ubudiyyah kepada sesuatu yang lain dari Allah. Malah ada juga orang yang berpendapat bahwa ruang lingkup ibadah itu tidak ada kaitan langsung dengan urusan masyarakat, terutama dalam bidang politik dan pemerintahan. Semua ini adalah tanggapan-tanggapan yang salah.
    Diterbitkan di: 14 Juni, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .