Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kegiatan majlis talim

oleh: SyifaFauziyah    
ª
 
Unsur-Unsur Dalam Majlis Talim

1. Dai. Adalah seorang musslim yang memiliki syarat-sayarat dan kemampuan tertenntu yang dapat melaksanakan pengajian agama dengan baik.

2. Jamaah atau objek dakwah. Objek dakwah merupakan tujuan utama diselenggarakanya suatu pengajian dalam majlis ta’lim sebab, materi-materi keagamaan yang diajarkan semata-mata agar mampu meresap dan dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari para jamaah

3. Materi pengajian a

4. dalah ajaran islam yaitu semua ajaran yang datang dari allah yang dibaca oleh rasulullah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia yang berada di muka bumi ini.

5. Media pengajian. Agama sebagai alat objektif yang menjadi saluran untuk mengabungkan ide, dengan umat, suatu elemen yang vital dan merupakan urat nadi dalam totalitas dakwah atau pengajian.

6. Metode pengajian. Cara yang telah diatur dan berfikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud,

Fungsi majlis sebagai lembaga pendidikan, menumbuhkan kepekaan sosial dan solidaritas sosial dan ukhuwah dan persaudaraan, terjadi ikatan emosional, merasa satu rasa, dan satu nasib.

Perilaku Keberagamaan

1. demensi keyakinan : kehadiran majlis yang memberikan materidan edukasinya mengenai penjelasan tentang tuhan, alam, manusia, dan hubungan diantara mereka. Menumbuhkan sebuah pandangan yang sama sehingga muncullah keyakinan yang telah ditata dengan pengajaran yang relatif rutin.

2. Demensi pengetahuan : pengajaran majlis mengenai pengetahuan dalam bidang keberagamaan senantiasa meningkatkan pengetahuan atau intelegensi dari anggota atau jamaahnya dengan mengacu keoada pengetahuan agama yang berasal dari teks-teks yang telah umum dikaji dikalangan masyarakat indonesia. Jamaah menyadari dan menganggap penting agama, bahkan kesakralan dalam agama dirasakan kuat oleh mereka namun masisng-masing jemaah mempunyai sudut pandang yang berbeda pada agama yang mereka anut, hal itu dipengaruhi oleh sejauh mana pengetahuan mereka mengenai agama yang mereka anut.

3. demensi pengalaman : lebih kepada kontinuitas pengalaman suatu ajaran agama,dengan harapan jemaah mampu mengalami keterlibatan emusional dan sentimen kepada pelaksanaan ajaran agama. Pada beberapa kegiatan mereka juga melakukan munasabah atau ibadah lain yang mampu menyentuh perasaan dan hati mereka.

4. demensi ritual dan konsekuensi : dalam demensi ini mungking merupakan dimensi keberagamaan yang paling sering diupayakan dalam majlis taklim mengingat tingkat pikir kaum ibu-ibu yang relatif lebih memahami agama sebagai sebuah ritual.

Kesimpulan

Dengan adayanya majlis keagamaan di jakarta dengan memberikan materi-materi yang berkaitan dengan fikih, tahuid dan baca tulis al-quran berhasil meningkatkan integritas keberagamaan jemaahnya dilingkungannya.

Majlis sebagai pendidikan nonformal yang telah menjadi budaya tersendiri dalam corak keberagamaan masyarakat islam indonesia telah menjadi sebuah lembaga yang mempunyai peran dalam pembetukan karakter msyarakat yang ada.

Majlis taklim mengedepankan orientasi keagamaan yangmempuanyai elemen-elemin yang dibutuhkan sebagai solusi dari permasalahan manusia sebab bagaimanapun juga agama berfungsi mengidentifikasi induvidu dgn msyakat mnolong individu dalam ketidak pastian sedangkan agama memerlukan media dan majlis menjadi media yang mengantarkan elemen-elemen pad kesualitan yang dihadapi oleh masyarakat dgn nilai-nilai agma guna meningkatkan keberagamaan. Majlis taklim adalah solusi logis dari sebuah pendidikan yang tidak terikat dengan waktu dan formalaitas, untuk itu objek dari mjalis taklim kebanyakan dari ibu-ibu rumah tangga sebagai jemaahnya yang berharap mampu mendapatkan tambahan motivasi nilai-nilai serta praktek keagamaan yang berguna bagi dirinya dan keluarganya.

Pengertian majlis ta’lim

Majlis ta’lim berasal dari bahasa arab yaitu majlis, yang artinya tempat duduk, dengan kata lain majlis adalah wadah atau tempat berlangsungnya kegiatan belajar yaitu: jamaah, guru, atau ustadz atau pengurus materi yang diajarkan. Definisi majlis adalah tempaat untuk melaksanakan pengajaran atau pengajian islam. Dapat diartikan lembaga pendidikan non formal islam yang memiliki kurikulum tersendiri di selengagarakan secara berkala dan teratur, dan diikuti oleh jamaah yang relatif banyak yang bertujuan untuk membina dan menyumbangkan hubungan yang santun dan serasi antara manusia dengan allah SWT. Antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan lingkungannya dalam rangka membina masyarakat yang bertakwa kepada allah. Majlis juga dapat dikatakna lembaga dakwah yang dapat memberikan bimbingan, penyuluhan dan pengajaran kepada masyarakat sehingga kemaslahatan umat dapat tercipta. Karean majlis merupakan lembaga yang didasarkan kepada tolong menolong dan kasih sayang. Dari definisi-definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa:

Majlis ta’lim adalah lembaga pendidikan non formal

Para pengikutnya disebut jamaah bukan pelajar atau murid, hal ini di dasarkan kepada kehadiran di majlis ta’lim tidak menempatkan kewajiban sebagaimana dengan kewajiban di sekolah.

Berdasarkan definisi-defini tersebut yang menjelaskan pengertian majlis ta’lim, maka sangat jelas sebagai lembaga agama islam mempunyai peranan dalam membina msyarakat ke arah yang sesuai dengan norma-norma agama maupun masyarakat.

    Diterbitkan di: 10 April, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa-apa sajakah fungsi majelis ta'limdi tengah pesatnya pembangunan..? Lihat semua
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .