Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pembagian Hadist Mutawatir

oleh: Sejathi    
ª
 
Jumhur ulama menyebutkan Hadits Mutawatir ada 3 yaitu :
1. Hadist Mutawatir Lafdhi
Hadist mutawatir lafdhi adalah mutawatir dengan susunan redaksi yang persis sama sehingga dengan demikian akan memunculkan garis besar serta perincian makna yang sama pula. Selain itu, bisa juga dipandang sebagai hadist mutawatir lafdhi, adalah suatu hadist mutawatir dengan susunan sedikit berbeda, dikarenakan sebagian kata-katanya menggunakan kata muradifnya (kata-kata yang berbeda tetapi jelas sama makna atau maksudnya). Sehingga garis besar dan perincian makna hadist itu tetap sama.
Contoh hadist mutawatir lafdhi:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من كذب علي فليتبوأ مقعده من النار
Rasulullah SAW, bersabda: “Siapa yang sengaja berdusta terhadapku, maka hendaklah dia menyiapkan tempat duduknya di neraka” (Hadist Riwayat Bukhari). “

Hadist tersebut menurut keterangan Abu Bakar al-Bazzar, diriwayatkan oleh empat puluh orang sahabat, bahkan menurut keterangan ulama lain, ada enam puluh orang sahabat Rasul yang meriwayatkan hadist itu dengan redaksi yang sama.
2. Hadist Mutawatir Maknawi
Hadist mutawatir maknawi adalah hadist mutawatir dengan makna umum yang sama, walaupun berbeda redaksinya dan berbeda perincian maknanya. Dengan kata lain, hadist-hadist yang kendati memeiliki redaksi dan perincian makna yang berbeda namun menyatu kepada makna umum yang sama. Jumlah hadist-hadist yang termasuk hadist mutawatir maknawi jauh lebih banyak dari hadist-hadist yang termasuk hadist mutawatir lafdhi.
Contoh hadist mutawatir maknawi yang artinya:
“Rasulullah SAW pada waktu berdoa tidak mengangkat kedua tangannya begitu tinggi sehingga terlihat kedua ketiaknya yang putih, kecuali pada waktu berdoa memohon hujan (Hadist Riwayat Mutafaq’ Alaihi). ”
3. Hadist Mutawatir ‘Amali
Hadist mutawatir ‘amali adalah hadist mutawatir yang menyangkut perbuatan Rasulullah SAW, yang disaksikan dan ditiru tanpa perbedaan oleh orang banyak, untuk kemudian juga dicontoh dan diperbuat tanpa perbedaan oleh orang banyak pada generasi-generasi berikutnya.
Dalam artian, segala macam amal ibadah yang dipraktekkan secara sama oleh umat Islam atau disepakati oleh para ulama adalah termasuk dalam kelompok hadist mutawatir ‘amali ini. Seperti hadist mutawatir maknawi, jumlah hadist mutawatir ‘amali cukup banyak. Diantaranya, shalat janazah, shalat ‘id, dan kadar zakat harta.
Diterbitkan di: 24 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tuliskan contoh contoh hadist mutawatir amali! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan 5 contoh hadits mutawatir maknawi dan mutawatir lafdzi dalam bahasa arab Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan 3 contoh hadits mutawatir maknawi dalam bahasa arab Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh hadis mutawatir maknawi dengan urutan perawinya sampai dengan mukhrij Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Contoh-contoh hadits mutawatir Amali tentang waktu sholat Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.