Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>Perbedaan Ushul Fiqh dengan Fiqh

Perbedaan Ushul Fiqh dengan Fiqh

oleh: Sejathi    
ª
 

Sebagaimana dalam pembahasan tentang definisi Ushul Fiqh di atas, terdapat perbedaan makna etimologi antara kata ‘usul’ dan kata ‘fiqh’. Perbedaan lebih konkrit dalam makna terminologinya dapat dipaparkan sebagai berikut :
a. Ilmu Ushul Fiqh merupakan dasar-dasar bagi usaha istinbath hukum, yakni menggali hukum-hukum dari sumber-sumbernya. Oleh itu, setiap mujtahid wajib mengetahui betul-betul ilmu Ushul Fiqh. Ini tak lain kerana tujuan ilmu ini adalah untuk mengimplementasikan kaedah-kaedah Ushul Fiqh terhadap dalil-dalil terperinci yang mengandung hukum-hukum cabang di dalamnya. Dengan demikian, kajian Ushul Fiqh sesungguhnya terfokus pada kompetensi orang-orang tertentu saja kerana tidak semua orang dapat mengkaji serta mengimplementasikannya.Hal ini berbeda dengan kajian ilmu fiqh.
Jika ilmu Ushul Fiqh mesti diketahui oleh seseorang mujtahaid, maka ilmu fiqh harus dipahami oleh mukallaf (orang-orang yang dikenakan beban hukum) secara keseluruhan. Ini kerana ilmu fiqh merupakan kajian tentang ketentuan hukum bagi setiap perbuatan manusia. Dengan ketentuan hukum inilah beragam perdebatan dan persengketaan di kalangan masyarakat dapat dielakkan.
b. Pembahasan Ushul Fiqh berkenaan dengan dalil-dalil syar‘i yang bersifat global (كلي). Ia bertujuan untuk membuat rumusan kaedah-kaedah yang mempunyai fungsi memudahkan pemahaman terhadap hukum-hukum beserta sumber-sumber dalilnya secara terperinci. Sebagai contohnya adalah beberapa kajian seperti berikut :
1) Kajian tentang kedudukan dan tingkatan dalil, baik dalil tersebut mempunyai taraf qath'i (hanya mempunyai satu interpretasi) ataupun dhanni (multi-interpretasi).
2) Kajian tentang indikasi hukum lafadz perintah (الأمر) dan lafadz larangan (النهي) baik dalam al-Qur’an ataupun al-Hadith. Dalam kaitan ini kajian Ushul Fiqh menemukan rumusan bahwa lafadz perintah menunjukkan hukum wajib sedangkan kata larangan menunjukkan hukum haram sejauh tidak ada indikasi (قرينة) yang menyatakan sebaliknya. Oleh itu, kajian ini kemudiannya dapat melahirkan kaedah Ushul Fiqh sebagai berikut :
الأ صل في الأمر يد ل على الوجوب والأصل في النهي يد ل على التحريم
Artinya: “Hukum asal daripada perintah adalah wajib sedangkan hukum asal daripada larangan adalah haram”.
3) Kajian tentang lafadz-lafadz 'am atau lafadz-lafadz khas baik dalam al-Qur’an maupun al-Hadith. Kajian tentang hal ini kemudian melahirkan kaedah Ushul Fiqh:
العام يتناول جميع أفراده مالم يخصص
Artinya: “Lafadz am itu meliputi semua unit-unit di bawahnya sejauh tidak dikhususkan [ditakhsis] oleh lafadz lain”.
Sedangkan pembahasan dalam fiqh tidaklah demikian. Pembahasan ilmu fiqh adalah berkaitan dengan perbuatan mukallaf. Apakah perbuatan mukallaf itu dihukumi halal atau haram Apakah perbuatan mukallaf itu sah atau batal? Dalam menentukan aspek hukum perbuatan mukallaf tersebut digunakan dalil-dalil terperinci (تفصيلي) berdasarkan pada kaedah-kaedah Ushul Fiqh yang bersifat umum dan global (إجمالي).
Diterbitkan di: 29 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan ilmuusul fiqih dengan ilmu fiqih Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan ushul fiqh dengan fiqh Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA TUJUAN ADA KESAMAAN ANTARA FIQH DAN USUL FIQH ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan ushul fiqh dengan fiqh Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    perbedaan ushul fiqih dan fiqih Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan ushul fiqh dan fiqh dan siapa pembuatnya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kalau ushul fiqh membahas tentang dalil scra ijmali, maka fiqh membahas dalil scra tafshili, bisakah anda memberi pnjlsan yang lebih lengkap tentang hal ini? karena dalam ringksan anda hny yg ijmli. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan antara fiqih dan ushul fiqih ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    dk tw8324087 07 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan ushul fiqh dengan fiqh.? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan ushul fiqh danga fiqh.?? jelas kas secara mendtail. dan apa depenisi ke duanya.?? dan juga sejarah keduanya??? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.