Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>Jalan Menuju Husnul Khotimah

Jalan Menuju Husnul Khotimah

oleh: infotech25     Pengarang : Syaikh Mahmud Al-Mishri
ª
 
Tanda-tanda Husnul Khotimah

1. Pengucapan Kalimat Syahadat oleh Seseorang saat kematiannya
Sabda Rasulullah SAW,
"Siapa yang akhir katanya adalah Laa Ilaha Illallah (tiada tuhan selain Allah), maka dia masuk surga."

Dari Thalhah bin Ubaidilah RA, ia berkata, "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya saya akan mengajarkan suatu kalimat yang tidaklah seorang hamba mengucapkannya saat kematiannya kecuali membuat warna kulitnya bersinar dan Allah akan melepas bencananya."

Lalu Umar berkata, "Sesungguhnya saya akan mengajar apa kalimat itu." Thalhah bertanya , "Apa kalimat itu?" Kata Umar, "Ketahuilah, kalimat yang paling agung diantara kalimat yang Nabi menyuruh pamannya untuk mengucapkannya saat kematian adalah Laa Ilaha Illallah (tiada tuhan kecuali Allah)." Thalhah berkata, "Kamu benar. Demi Allah, memang kalimat itu."

2. Mati dalam Keadaan Kening Berkeringat
Dalilnya hadits Baridah bin Al-Khatib RA, bahwa ketika ia sedang di Khurasan, saudaranya kembali dalam keadaan sakit, lalu meninggal, dan ternyata keningnya berkeringat. Maka kata Baridah, "Allahu Akbar (Allah Maha Besar), saya mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Kematian seorang mukmin dengan keringat di kening."

3. Mati di Malam Jumat atau Siang Harinya
Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW,
"Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat kecuali Allah melindunginya dari fitnah kubur."

4. Mati Syahid di Medang Perang
Allah berfirman,
"Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka. Dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka. Bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahalaorang-orang beriman." (Ali Imran: 169-171)

Sabda Rasulullah SAW,
"Bagi seorang yang mati syahid di sisi Allah itu ada 7 perkara; Diampuni dosanya sejak mula pertama darahnya tumpah, ia menyaksikan tempat duduknya di surga, ia mengenakan perhiasan iman, mempersunting 72 bidadari, dihindarkan dari adzab kubur, diselamatkan saat kejutan yang dahsyat (kiamat), disematkan di atas kepalanya mahkota dari batu mulia lebih baik dari dunia dan seisinya, dan ia dapat memberi syafaat 70 orang keluarganya."

5.Siapa yang Terjatuh dari Binatangnya di Jalan Allah, yang Terbanting dari Atas Unta, dan yang Disengat Binatang Berbisa di Jalan Allah
"Dari Uqbah bin Amir RA, ia berkata, "Rasulullah bersabda,
"Siapa yang terjatuh dari binatangnya, maka ia mati syahid."

Dari Abu Malik Al-Asy'ari RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang memutuskan (berjuang) di jalan Allah kemudian ia mati, atau terbunuh, atau terlempar dari kuda atau untanya, atau disengat binatang berbisa, atau mati di atas tempat tidurnya, dengan cara manapun yang dikehendaki oleh Allah, maka ia mati syahid, dan baginya surga."

6. Siapa yang Meminta Kesyahidan kepada Allah dengan Sungguh-sungguh dan Mati dalam Keadaan itu
Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Siapa yang meminta kesyahidan kepada Allah secara sungguh-sungguh, maka Allah mengangkatnya ke derajat para syuhada, sekalipun ia mati di atas tempat tidurnya."

Dan Rasulullah SAW juga bersabda,
"Siapa yang meminta Allah terbunuh di jalan Allah secara tulus dari lubuk hatinya, maka Allah akan memberinya pahala syahid, sekalipun ia mati di atas tempat tidurnya."

7. Mati karena Mabuk Laut dan Tenggelam
Dari Ummu Haram RA, ia berkata,
"Rasulullah SAW bersabda,
"Bagi orang yang mati karena mabuk laut adalah pahala (1) syahid. Dan bagi yang tenggelam adalah pahala 2 syahid."

8. Seseorang yang Dimangsa Binatang Buas
Dari Ibnu Qani', dari Rabi' Al-Anshari RA, ia berkata,
Rasulullah SAW bersabda,
"Tertikam, terkena wabah thaun dan darah yang dialirkan sia-sia (tanpa balasan), dimangsa binatang buas, tenggelam, terbakar, sakit perut, dan radang selaput dada merupakan kesyahidan."

9. Seseorang yang Tersedak Air lalu Mati
Ibnu Hajar dalam Fath (6/52) berkata, "Dan bagi Ath-Thabarani, dari hadits Ibnu Abbas yang diriwayatkan secara marfu (sampai ke Nabi) -dengan lafazh-,
"Seseorang yang mati di atas tempat tidurnya di jalan Allah adalah syahid. Ia mengatakan bahwa hal itu juga (bagi yang mati) karena sakit perut, tersengat, tenggelam, tersedak air, yang dimangsa binatang buas, terbanting dari tunggangannya, dan orang yang darahnya dialirkan secara sia-sia tanpa pembalasan, dan yang terkena radang selaput dada."

10. Seseorang yang Memegang Teguh Agamanya Saat Fitnah Terjadi
Dari Ibnu Mas'ud RA, ia berkata, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya di belakangmu ada jaman kesabaran. Yang berpegang teguh pada hari itu mendapat pahala 50 dari pahala kalian."

11. Orang yang Tergelincir dari Puncak Gunung
12. Seseorang yang berjaga-jaga di dalam Medan Perang
13. Seseorang yang Menghadapi Pemimpin yang Lacut, Lantas Ia Menyuruhnya Melakukan Kebajikan dan Melarangnya dari Melakukan Kemunkaran, Namun Ia Terbunuh
14. Mati dalam Keadaan Mengerjakan Amal Baik
15. Siapa yang Berdoa dengan Doa Nabi Yunus Sejumlah 40 kali di Waktu Sakit
16. Mati Terkena Reruntuhan
17. Mati karena Penyakit Perut
18. Perempuan yang Meninggal pada Saat Nifas karena Anaknya
19. Mati karena Terbakar dan Mengidap Radang Selaput Dada
20. Mati karena Membela Agama, Jiwa dan Raga
21. Mati karena Membela Harta yang Hendak Dirampas
22. Mati Berperang di Jalan Allah
23. Mati Mengidap Penyakit Paru-paru
24. Mati di Madinah Munawwarah
Diterbitkan di: 31 Mei, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Komentar Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.