Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>Perjalanan ke neraka(Undangan)

Perjalanan ke neraka(Undangan)

oleh: supermaster     Pengarang : Lian Sheng
ª
 
Tulisan ini bukan di ceritakan oleh manusia yang mengalami mati suri dan hidup kembali menceritakan keadaan di alam baka seperti apa, melainkan oleh Guru besar Lian Sheng atau yang biasa di gelar dengan “Buddha Hidup”. Beliau membabarkan perjalanannya demi menulis sebuah buku untuk menyelamatkan manusia yang ada di dunia baik sekarang maupun di masa depan untuk menjaga perbuatan dan perilaku manusia itu sendiri yang moralnya yang makin lama makin “bobrok”. Di harapkan agar manusia dapt menjalankan sila-sila dengan benar sehingga berprilaku benar dan bermoral budi pekerti(walaupun saya yakin tidak semua manusia dapat menjalankan semua sila tersebut 100% dengan benar).
Namun bagaimana untuk mereka yang tidak pernah tahu, tidak pernah menjalankan sila karena tidak pernah tahu ada sila tersebut? Itu juga menjadi pertanyaan besar, tetapi menurut tulisan ini, bahwa seseorang setelah mati mungkin dosanya akan di ampuni maupun minimal hukuman kamanya di peringan. Tetapi bagi mereka yang tahu sila tersebut dan melanggar maka ada kemungkinan hukuman kamanya akan lebih berat.
Tulisan ini adalah intisari/rangkuman dari rangkuman dari buku yang di cetak berjudul “Perjalanan Ke Neraka” yang di ambil dari salah satu vihara di kota Tangerang. Karena menurut saya isinya bagus, saya meminta orang untuk mencetak ulang agar bisa di bagikan kembali ke kelenteng-kelenteng/ vihara-vihara lainnya. Perjalanan Lian Sheng kali ini di akui di ajak oleh Buddha Chi Hoet, atau biasa yang di sebut dengan Chi Kung.
Neraka adalah tempat yang menjadi momok bagi setiap manusia yang ada di dunia setelah mati ataupun bagi roh yang terkurung di dalamnya. Jika manusia hidup mungkin akan tahu bahwa Iraq yang setiap hari terdengar suara bom bunuh diri buat sebagian yang hidup adalah neraka. Afrika yang di landa kelaparan dan konflik tanpa ujung merupakan neraka bagi penduduk yang hidup di sana. Dan Banyak lagi hal-hal lain.
Jika di dunia seseorang kehilangan nyawa entah itu karena konflik ataupun yang lainnya penderitaannya mungkin akan sekali lewat. Berbeda dengan roh yang setelah mati di siksa secara berulang-ulang dan kadang terasa kejam namun adil ini mungkin membuat 1 menit akan terasa seperti berabad-abad lamanya.
Ibarat sebuah mimpi buruk yang hanya akan berakhir hanya bila hukuman tersebut usai.
Berdasarkan buku tersebut berikut adalah tahapan-tahapan awal dalam alam baka yang menyaring ataupun memisakan roh-roh yang berdosa untuk di hukum dan roh yang bersih untuk di kirim ke surge untuk menikmati jasa-jasa yang telah di perbuatnya selama hidup. Perlu di ketahui juga bahwa di dalam alam neraka maupun surge mengalami perkembangan mengikuti manusia.
Berikut adalah intisari dari tahapan-tahapan tersebut(Namun tulisan ini akan lebih menitikberatkan penggambaran kehidupan ataupun situasi neraka):
I. Tahap pertama:

a. Istana Baka:
Seorang manusia yang masih hidup di dunia dan di undang untuk perjalanan ke alam baka harus di ceburkan di dalam kolam yang dalam berisikan air yang di namakan Kolam bersihkan hati/ Chu Sing Chie. Sebelum roh “di sortir” memasuki alam surga maupun neraka berdasarkan perbuatannya selama hidup harus melalui tahapan yang di sebut dengan segala agama kembali ke dasarnya. Di sinilah roh dari berbagai macam bangsa, suku, ras, sosial dan agama berkumpul dan berbicara dalam satu bahasa . setelah melewati tahap ini, roh baru akan di kirim ke istana raja baka. Setelah ini, roh tersebut akan di hadapakan pada sebuah cermin raksasa untuk melihat rekaman kembali perjalanan roh-roh tersebut selama hidup. Seakan-akan seperti sebuah kamera pengintai yang merekam setiap pemikiran dan perlakuan manusia ke dalam sebuah media penyimpanan dalam berkapasitas super besar(Mungkin dalam ukuran terabyte). Menurut Buddha Lian Sheng, hasil rekaman itu sangatlah detil tanpa kelewatan sedikitpun setiap perbuatan manusia selama hidupnya sampai dengan mati di alam manusia.
Bagi mereka yang tidak pernah melakukan perbuatan jahat alias suci, maka di sebutkan di panggung cerminnya akan terlihat bersinar terang dan bersih sehingga akan langsung di kirim ke surga untuk menerima jasa-jasa akibat perbuatannya.

b. Belajar baca doa:
tentu setiap orang akan terperanjat mendengar ini satu. Sudah meninggal di alam dunia masih harus belajar baca doa lagi di alam sana. Hal ini di karenakan selama hidupnya suka membaca doa untuk orang lain dengan salah dan juga mengurangi doa terutama mantra doa yang menggunakan bahasa asing. Tetapi jika baca doa untuk diri sendiri dan salah karena tidak sengaja atau ketidaktahuan atau kelupaan mungkin masih akan di ampuni. Roh-roh yang berada di dalam alam ruangan gelap yang hanya di cahayakan oleh lampu pelita ini, akan di sekap dalam bilik-bilik kecil dalam jumlah besar dengan buku-buku berisi doa di depannya. Mereka di paksa untuk membaca dalam cahaya remang-remang yang hanya di terangi oleh lampu minyak. Akibatnya mata para roh menjadi merah-merah.

c. Mati Penasaran:
Di sini semua roh-roh yang meninggal di tampung karena meninggal belum waktunya. Alam yang ini satu memang agak sedikit rumit di jelaskan. Mereka yang masuk di sini adalah janin atau bayi yang di gugurkan kandungannya oleh orang tuanya, mereka yang mati bunuh diri dan banyak lagi. Mereka baru akan dikirim dan di proses ke tingkat selanjutnya setelah batas umur yang di berikan usai.
“Takdir tidak bisa berubah, namun nasib bisa di geser”

II. Tahap Kedua: "Seminar"
Termasuk dalam 10 tingkatan neraka. Di tingkat ini setiap roh yang mendapat persetujuan rekomendasi akan datang untuk mendengarkan ceramah yang mencerahkan dari Kwam Im Po Sat. Tujuannya adalah untuk melatih dan membuka hati nyrani biar setiap roh menjadi peka. Di setiap tingkatan neraka memiliki 1 buah tempat ceramah.

Diterbitkan di: 21 Mei, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.