Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>Bismillahirrahmanirrahim (Bismillah)

Bismillahirrahmanirrahim (Bismillah)

oleh: phapukoe     Pengarang: DR. H. RUSLI HASBI; MA
ª
 
Mukaddimah

Ada khurafat (kepercayaan yang tidak berdasarkan dalil) di tengah masyarakat bahwa semua Al-Quran berada dalam Al-Fatihah. Anggapan seperti itu keliru. Tidak benar bahwa semua isi Al-Quran ada dalam Al-Fatihah. Al-Fatihah salah satu dari 114 surat, bukan semua Al-Quran. Cuma, kita harus tahu bahwa Al-Fatihah melebihi semua surat yang lain. Kalau tidak, mengapa Al-Fatihah dijadikan rukun dalam shalat? Tidak sah shalat tanpa di dalamnya Al-Fatihah. Berarti Al-Fatihah memang memiliki keutamaan. Salah satu keutamaan Al-Fatihah terdapat pada awal suratnya.

Pada awal surat Al-Fatihah, Allah SWT berfirman:

Bismillahirrahmanirrahim (QS 1:1)

Salah satu hikmah Bismillah (disebut juga “basmalah”) dijelaskan berikut ini. Lihat juga penjelasan saya tentang Arrahmanirrahim.

Mulai dengan Bismillah

Ayat yang pertama berbunyi, “Bismillahirrahmanirrahim”. Artinya, “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Setahu saya, tidak ada kalimat dalam dalam Bahasa Indonesia yang dimulai dengan kata “dengan”. Seperti tulisan “ke Bandung” ditempel di papan penunjuk jalan. Ada bagian kalimat yang terbuang sebelum “ke” itu. Begitu juga dengan kata “dengan”, ada yang belum diterjemahkan sebelum kata itu.

Contoh, kita mau membaca Al-Quran. Kita mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. Arti yang sebenarnya adalah, “Saya baca Al-Quran ini dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Begitu juga kalau kita mau makan. Begitu kita pegang nasi kita ucapkan basmalah. Artinya, “Saya makan hidangan ini dengan menyebut nama Allah.” Demikian seterusnya.

Kalau begitu, dalam syariat Islam, manusia tidak boleh bergerak tanpa seizin Allah. Dengan kata lain, tidak sepantasnya manusia mengerjakan hal-hal yang dilarang oleh-Nya. Hikmah membaca basmallah adalah supaya gerak-gerik kita tidak jauh dari Allah, sebagai tanda kita selalu beriman kepada-Nya.

Barangsiapa mengerjakan kebaikan tanpa memulainya dengan basmalah, maka kebaikan itu tidak berkah. Setiap permulaan suatu perbuatan perlu disuntik dengan basmalah supaya hati kita selalu dekat dengan Allah.

Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim

Rasulullah SAW dalam setiap perbuatannya lebih sering mengucapkan bismillah daripada bismillahirrahmanirrahim. Mau menyembelih beliau SAW mengucapkan “bismillahi allahu akbar”, bukan “bismillahirrahmanirrahim allahu akbar”. Mau pakai sepatu, bismillah. Tentu saja, tidak salah mereka yang mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. Hanya itu bukan kebiasaan Rasulullah SAW yang dominan.

Kesimpulan

Kalimat bismillah ini lebih pendek dan lebih mudah untuk kita amalkan dibandingkan versi lengkapnya. Apa salahnya kita selalu mengamalkan bismillah dalam setiap perbuatan kita. Insya Allah, berkat bismillah kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan tercela. (02/e)
Diterbitkan di: 10 Desember, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa hukumnya sholat jika membaca alfatihah tidak membaca alfatihah Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. fathir

    isi al Quran dlm fatihah

    Di awal muqoddimah anda menilai isi al-Quran tdk ada dlm fatihah. pdhal itu hal yg bnar,apkah anda sdh tau isi(bkan arti) dr fatihah yg sbnarx?

    1 Nilai 20 Nopember 2011
X

5 Teratas

.