Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Filsafat>Teori Koherensi (coherence theory of truth)

Teori Koherensi (coherence theory of truth)

oleh: RizqiLancar     Pengarang: Drs. Kuntjojo; M.Pd
ª
 

Menurut teori koherensi, suatu pernyataan dianggap benar bila
pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataanpernyataan
sebelumnya yang dianggap benar.
Bila pernyataan semua logam bila kena panas memuai adalah
suatu pernyataan yang benar, maka pernyataan bahwa besi
merupakan logam, sehingga bila besi kena panas memuai adalah
pernyataan yang benar
Matematika adalah bentuk pengetahuan yang penyusunannya
dilakukan dengan pembuktian berdasarkan teori koherensi. Plato
(427-347 SM) dan Aristoteles (384-322) telah mengembangkan
teori koherensi berdasarkan pola pemikiran yang digunakan Euclid
dalam menyusun ilmu ukurnya (Jujun .S., 2005 : 57).
Teori koherensi menjadi dasar dalam pengembangan ilmu
deduktif atau matematik. Nama ilmu deduktif diberikan karena dalam menyelesaikan suatu masalah atau membuktikan suatu
kebenaran tidak didasarkan pada pengalaman atau hal-hal yang
bersifat faktual, melainkan didasarkan atas deduksi-deduksi atau
penjabaran-penjabaran.
Apa yang harus idpenuhi agar ciri-ciri deduksi dapat diketahui
dengan tepat, merupakan masalah pokok yang dihadapi filsafat
ilmu. Pendirian yang banyak dianut sampai saat ini adalah :
deduksi merupakan penalaran yang sesuai dengan hukum-hukum
serta-serta aturan logika formal, dalam hal ini orang menganggap
bahwa tidaklah mungkin titik tolak-titik tolak yang benar
menghasilkan kesimpulan-kesimpulan yang tidak benar (Beerling
at al, 1996 : 23).
Diterbitkan di: 05 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sarana-sarana koherensi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh hipotaksis Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jadi bagaimana hasilnya jika nilai persatuan yang diuji dengan menggunakan teori koherensi,,? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.