Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Filsafat>Faktor-faktor Pendorong Timbulnya Filsafat dan Ilmu

Faktor-faktor Pendorong Timbulnya Filsafat dan Ilmu

oleh: RizqiLancar     Pengarang: Drs. Kuntjojo; M.Pd
ª
 

Suatu peristiwa atau kejadian pada dasarnya tidak pernah lepas dari
peristiwa lain yang mendahuluinya. Demikian juga dengan timbul dan
berkembangnya filsafat dan ilmu. Menurut Rinjin (1997 : 9-10), filsafat
dan ilmu timbul dan berkembang karena akal budi, thauma, dan aporia.
a. Manusia merupakan makhluk berakal budi.
Dengan akal budinya, kemampuan manusia dalam bersuara bisa
berkembang menjadi kemampuan berbahasa dan berkomunikasi,
sehingga manusia disebut sebagai homo loquens dan animal
symbolicum.
Dengan akal budinya, manusia dapat berpikir abstrak dan konseptual
sehingga dirinya disebut sebagai homo sapiens (makhluk pemikir)
atau kalau menurut Aristoteles manusia dipandang sebagai animal
that reasons yang ditandai dengan sifat selalu ingin tahu (all men by
nature desire to know).
Pada diri manusia melekat kehausan intelektual (intellectual curiosity),
yang menjelma dalam wujud aneka ragam pertanyaan.Bertanya
adalah berpikir dan berpikir dimanifestasikan dalam bentuk
pertanyaan.
b. Manusia memiliki rasa kagum (thauma) pada alam semesta dan
isinya
Manusia merupakan makhluk yang memiliki rasa kagum pada apa
yang diciptakan oleh Sang Pencipta, misalnyasaja kekaguman pada matahari, bumi, dirinya sendiri dan seterusnya. Kekaguman tersebut
kemudian mendorong manusia untuk berusaha mengetahui alam
semesta itu sebenarnya apa, bagaimana asal usulnya (masalah
kosmologis). Ia juga berusaha mengetahui dirinya sendiri, mengenai
eksistensi, hakikat, dan tujuan hidupnya.
c. Manusia senantiasa menghadapi masalah
Faktor lain yang juga mendorong timbulnya filsafat dan ilmu adalah
adalah masalah yang dihadapi manusia (aporia). Kehidupan manusia
selalu diwarnai dengan masalah, baik masalah yang bersifat teoritis
maupun praktis. Masalah mendorong manusia untuk berbuat dan
mencari jalan keluar yang tidak jarang menghasilkan temuan yang
sangat berharga (necessity is the mother of science).
Diterbitkan di: 05 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.