SISTEMATIS FILSAFAT
TERDIRI ATAS 3 CABANG BESAR FILSAFAT
1. EPISTEMOLOGI (TEORI PENGETAHUAN) Cara memperoleh pengetahuan
logika dengan cara membentuk pengetahuan itu sendiri
Terdiri atas :
1. Empirisme (John Locke 1632-1704)
2. Rasionalisme (Rene Decartes 1596 – 1650)
3. Positivisme (August Compte, 1798 – 1857)
4. Intusionisme (Hendri Bergson, 1859 – 1941)
Hasilnya : 1. sains, 2. Filsafat Logika, 3. Latihan rasa (intuisi)
2. ONTOLOGI(TEORI HAKIKAT) Pembahasan pengetahuan objek itu dipikirkan
secara mendalam sampai pada hakikat
Terdiri atas :
1. materialisme/naturalisme :hakikat benda adalah materi itu sendiri,
rohani, jiwa, spirit muncul dari benda, Naturalisme tidak mengakui
roh , jiwa tentu saja termasuk Tuhan
2. Idealisme : Hakikat benda adalah rohani, spirit. Alasan : nilai rohnya
lebih tinggi dari badan, manusia tidak dapat memahami dirinya
daripada dunia dirinya.
3. Dualisme : hakikat benda itu dua, materi dan imateri, materi bukan
muncul dari roh, roh bukan muncul dari benda, sama-sama hakikatnya
4. Skeptisisme
5. Agnotisme : manusia tidak dapat mengetahui hakikat benda
Hasilnya : 1. Kosmologi, 2. Antropologi, 3. Theodicea, 4. Macam-macam filsafat
3.AKSIOLOGI (teori nilai ) guna pengetahuan etika-estetika (nilat dan guna
pengetahuan) terdiri dari
Terdiri dari
1. Hedonisme : sesuatu dianggap baik jika mengandung kenikmatan bagi
manusia (hedon)
2. Vitalisme : baik buruknya ditentukan oleh ada tidaknya kekuatan hidup
yang dikandung obyek-obyek yang dinilai, manusia yang kuat, ulet, cerdas
adalah manusia yang baik
3. Utilitarisme : Yang baik adalah yang berguna, jumlah kenikmatan- jumlah
penderitaan = nilai perbuatan
4. Pragmatisma : Yang baik adalah yang berguna secara praktis dalam
kehidupan, ukuran kebenaran suatu teori ialah kegunaan praktis teori itu,
bukan dilihat secara teoritis