• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Fenomena Lagu Tak Gendong

oleh : joeFalse    

Pengarang : joeFalse
Fenomena Lagu Tak Gendong
Bulan Juni hingga awal Juli 2009 merupakan masa-masa keemasan Mbah Surip dengan lagu "Tak
Gendong". Hal yang mencengangkan, mengingat persaingan para musisi semakin ketat seiring dengan bertambahnya musisi-musisi baru. Dan tak kalah mencengangkan lagi, lagu ini juga telah sukses memudarkan kejayaan lagu "Lupa-lupa Ingat" milik Kuburan yang juga sukses besar pada bulan sebelumnya. Mengapa bisa demikian?
Tanpa melakukan surveipun, Saya berani mengambil kesimpulan bahwa masyarakat Indonesia telah jenuh dengan musik Indonesia telah mengalami kejenuhan untuk kesekian kalinya. Kita bisa melihat bahwa mayoritas musisi lokal cenderung menyajikan lagu dengan tema yang seragam, walaupun "bungkusannya" (sedikit) berbeda. Wajar, kalau lagu sesimpel "Lupa-lupa Ingat" dan "Tak Gendong" bisa sukses besar. Liriknya sederhana, tak banyak membuai, gampang diingat dan digandrungi.
Dari lagu inipun Mbah Surip dikabarkan meraih Rp 4,5 Miliar hanya dari royalti penjualan Ring Back Tone (RBT), yang konon memiliki angka penjualan hingga Rp 9 Miliar. Angka yang fantastis, jauh melebihi angka penjualan album fisik (kaset dan VCD) yang semakin lama semakin tergerus oleh pembajakan. Ini baru untuk Mbah Surip, lho. Sisanya, untuk operator masing-masing dan penyedia konten (termasuk salah satunya sang label, Falcon Music). Win-win solution, dong?
Volume penjualan boleh sedemikian meledaknya. Tapi, apakah ini pertanda kemunduran? Kalau menurut saya, sih, dibilang kemunduran nggak, dibilang bukan kemunduran ya nggak juga. Karena masyarakat punya cara tersendiri dalam memilih mana yang baik. Kejenuhan para penikmat musik tanah air akan konsep musik mainstream yang semakin datar dan membosankan jelas menjadi biang kerok perubahan tren ini. Lagipula, bagaimana mungkin melihat keanekaragaman musik Indonesia tanpa sebuah terobosan? Hal ini juga sempat dituduhkan pada musik Pop Melayu yang sempat menjamur beberapa tahun belakangan. Sulit memang, memaksa seseorang untuk meng-objektif-kan pernyataan yang sebenarnya sangat subjektif. 
Diterbitkan di: Juli 15, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.