Di tengah alunan musiknya yang legendaris,
kelompok musik
The Beatles akan mendapat
bintang baru. Bintang
dalam arti
sebenarnya lho, sebab, salah satu
lagu dari kelompok musik
legendaris
tersebut yang berjudul "Across the Universe" akan
dipancarkan melanglang galaksi ke arah bintang Polaris (North Star), bintang
yang tampak di belahan Bumi utara
dan menjadi petunjuk arah utara. Lagu
tersebut dipilih karena memiliki benang merah nostalgia, baik bagi The Beatles
maupun untuk badan antariksa AS, NASA. Peluncuran ini menandai peringatan 40
tahun dirilisnya lagu tersebut sekaligus 45 tahun Deep Space Network NASA,
program yang telah membantu NASA mengendalikan dan berkomunikasi dengan
wahana-wahana penjelajah ruang angkasa. NASA telah menyiapkan lagu tersebut
dalam format MP3 berdurasi empat menit. Lagu dalam format digital ini akan
dikonversi ke dalam sinyal cahaya dan akan dipancarkan melalui antena raksasa
di Madrid, Spanyol, pada Senin (4/1), pukul 00.00 GMT atau Selasa (5/1) dinihari
WIB.
Ide ini datang pertama kali dari Martin Lewis,
seorang pakar sejarah dari Los Angeles, AS.
Ia lalu meminta izin kepada Paul McCartney, Yoko Ono, dan dua perusahaan yang
memegang hak cipta lagu-lagu the Betales untuk menggunakannya. Untunglah, salah
satu perusahaan tersebut, Apple, menyambut baik usulan tersebut. "Kirimkan
salam cinta saya kepada para alien," pesan Paul McCartney kepada NASA
melalui Lewis. Namun, ia mungkin harus bersabar agar pesannya sampai ke
alamatnya. Meskipun lagu tersebut dikirimkan dengan kecepatan cahaya, tetap
membutuhkan waktu 431 tahun untuk mencapai Bintang Polaris. Sebab, jarak
bintang tersebut dari Bumi mencapai 4 quadrilion kilometer atau empat triliun
triliun kilometer. Itu pun, kalau benar-benar ada alien dan memiliki antena
penerima dan perangkat untuk mendengarnya.
Ringkasan lain tentang Bintang Baru untuk the Beatles