Jerusalem, Kota suci yang menyimpan banyak tragedi. Rasulullah
Nabi Muhammad SAW melakukan dalam perjalanan Isra Mi'raj –nya dimulai dari Masjidil Aqsa yang terletak di kota Jerusalem. Masjid yang menjadi kiblat pertama bagi umat Muslim. Perjalanan malam Nabi Muhammad itu memperkuat hubungan antara kota Mekkah dan Jerusalem. Jadi bisa dikatakan Jerusalem mempunyai arti yang begitu penting bagi seluruh umat Muslim di seluruh dunia.
Sementara bagi bangsa Yahudi, Jerusalem juga merupakan kota suci yang harus dijaga. Menurut kepercayaan mereka, kota inilah yang dipilih Tuhan sebagai “tempat kediaman nama-Ku”. Mereka berziarah ke Tembok Ratapan yang letaknya juga satu komplek dengan Masjidil Aqsa.
Sedang bagi yang beragama Kristen, Jerusalem juga merupakan kota yang sangat penting. Ada Gereja Makam Kristus di kota ini. Yesus menjalani hidup, berkarya dan meninggal juga di kota ini. Kemudian bangkit kembali dari kematiannya untuk menebus dosa umatnya dan naik ke sorga. Dari kota Jerusalem ini pula Yesus menyebarkan ajaran cinta kasih dan perdamaian kepada semua umat di dunia.
Sejak ribuan tahun yang lalu Jerusalem sudah menjadi kota suci dan ziarah bagi tiga agama samawi, Yudaisme, Kristen serta Islam. Namun di sisi lain, kota suci dan paling penting bagi umat beragama di dunia ini selalu dikotori atau ternoda dengan bermacam masalah serta konflik berdarah abadi yang sampai detik ini belum ditemukan titik penyelesaiannya.
Dengan membaca buku ini kita diajak untuk melihat sejarah perjalanan umat manusia dari satu jaman ke jaman yang lain. Manusia tidak akan pernah merasa puas. Mereka selalu mencari segala hal untuk melampiaskan nafsu mereka. Nafsu yang sebenarnya juga merupakan salah satu anugerah dari Tuhan (Allah) Sang Maha Pencipta. Dan salah satunya contohnya adalah Jerusalem. Tidak terhitung berapa kali terjadi perang dan berapa banyak darah yang tumpah serta berapa jumlah nyawa yang melayang. Jerusalem hanya bisa menjadi saksi bisu atas tragedi yang menjadi bukti atas angkara manusia.