Peledakan bom kembali terjadi di Indonesia. Kembali, pelaku peledakan disinyalir dilakukan oleh orang-orang Muslim, antek
dari Nurdin Muhammadi Top. Miris sekali sebagai orang Islam, ketika mendengar tentang hal ini, yaitu adanya unsur SARA dalam aksi pengeboman. Padahal, dalam Islam sendiri, cara berdakwah seperti ini sangat tidak dibenarkan. Kita memang dianjurkan untuk berdakwah, yaitu Amar Ma'ruf Nahi Munkar, tapi tidak seperti itu caranya. Pengeboman bukan hanya membunuh target sasaran, tapi juga melukai orang-orang yang tidak bersalah, dan menghancurkan ekonomi Indonesia. Bahkan, ketika bom terjadi 17 Juli tersebut, tim Manchester United pun akhirnya tidak jadi tampil di Indonesia karena Indonesia dianggap negara teroris. Apakan seperti ini yang mereka anggap sebagai dakwah Islam? Ini sangat tidak benar.
Dalam beragama, yang sebaiknya mengambil jalan tengah. Kita tidak boleh lemah dan terlalu tolerir dalam beragama Islam, tidak juga terlalu ekstrem dan membabi buta seperti yang dilakukan para pengebom, jika mereka alasan mereka adalah alasan agama. Semoga mereka diberi penerangan dari Allah. Amin.