Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Linguistik>To Be ( Present) : Bentuk Negative dan Interrogative-nya.

To Be ( Present) : Bentuk Negative dan Interrogative-nya.

oleh: berli    
ª
 
  • Dalam pembahasan sesi yang lain kita telah mmebahas bagaimana To be ( / Be am/is/are ) digunakan pada kalimat. Sekedar mengingatkan bahwa To Be (am/is/are) digunakan apabila dalam kalimat tersebut tidak terdapat kata kerja (action verb ). Untuk mudahnya disini kita mencoba mendefinisikan kata kerja sebagai kata yang menerangkan kegiatan (dari subyek kalimat ). Berikut ini contoh- contoh kalimat yang menggunakan To be sebagai kata kerjanya:
    1. She is at home.
    2. Susan is Indonesian.
    3. They are happy.
    4. He is from Japan.
    5. It is a good book.

  • Dalam kalimat tersebut diatas hanya terdapat To be (am/is/are) setelah subyek kalimat, tidak terdapat kata kerja yang menujukkan kegiatan subyek. karena memang To be tidak pernah bersamaan dengan kata kerja (action verb) berada dalam suatu kalimat. Jadi kita tidak akan menemukan kalimat bahasa Inggris seperti dibawah ini:

    • She is studies at home.
    • Susan is goes to work by bus.
    • He is comes from Japan.
    Kembali kepada bahasan kita kali ini, yakni; Bagaimana mengubah kalimat affirmative yang menggunakan To be ke dalam bentuk negative dan interrogative-nya. Berikut ni adalah aturan-aturan pembentukannya.

    1. Untuk membuat kalimat negative ( - ), kita perlu menambahkan kata NOT setelah to be.
    Apabila kita ambil contoh kalimat affirmative diawal, maka kita akan mendapatkan kalimat negativenya sebagai berikut:

    1. She is not at home.
    2. Susan is not Indonesian.
    3. They are not happy.
    4. He is not from Japan.
    5. It is not a good book.
    Sangat mudah,bukan? Nah, sekarang mari kita lihat bagaimana membuat kalimat interrogative-nya dari kalimat affirmative yang sama.

    2. Untuk membuat kalimat interrogative, kita cukup dengan memindahkan To be ke awal kalimat.

    Sehingga bentuk Interrogative dari kalimat diatas menjadi:

    1. Is she at home ?
    2. Is Susan Indonesian?
    3. Are they happy ?
    4. Is he from Japan ?
    5. Is it a good book ?
    Kalimat tanya yang diawali dengan to be memiliki terjemahan yang dimulai kata 'Apakah' dalam bahasa Indonesia.
    Sehingga kalimat tanya diatas dapat diterjemahkan sebagai berikut:

    1. Apakah Dia ada dirumah ?
    2. Apakah Susan orang indonesia ?
    3. Apakah mereka gembira ?
    4. Apakah Dia berasal dari Jepang ?
    5. Apakah itu sebuah buku yang bagus ?
    Dari penjelasan diatas nampak bahwa to be tetap digunakan baik dalam bentuk negative maupun interrogative.

    Demikianlah penjelasan singkat mengenai perubahan kalimat affirmative kedalam bentuk negative dan interrogative. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfa'at.
    Diterbitkan di: 03 April, 2013   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .