Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Linguistik>Perbedaan Miss, Mrs, dan Ms

Perbedaan Miss, Mrs, dan Ms

oleh: Andaiyani4    
ª
 
Miss, Mrs, dan Ms adalah honorifics / singkatan panggilan untuk perempuan dalam bahasa inggris, tetapi memiliki penggunaan yang sangat berbeda.

Di Amerika Serikat khususnya, Ms adalah istilah generik atau umum yang digunakan ketika mengacu pada seorang wanita tidak tahu tentang dirinya, terutama dalam dunia bisnis.

Ketiga istilah yang secara etimologis berasal dari kata "Mistrees," seperti dalam adalah "Mistress of the House." Baik Miss dan Mrs digunakan secara luas dan sering dipertukarkan sampai 1800-an, ketika makna mulai menyimpang.

Kata Miss digunakan untuk merujuk kepada seorang wanita yang belum menikah dari segala usia, sementara kata Mrs merupakan suatu panggilan kehormatan untuk wanita yang sudah menikah misalnya penggunaan kata Ibu.

Penggunaan "Mistress" merujuk kepada seorang kekasih perempuan dan dimulai beberapa abad sebelumnya.

Perempuan yang bertitel "Miss" bisa dikatakan masih menjadi milik dan tanggung jawab dari orang tuanya, karena dilihat secara historis, dan Mrs adalah milik suaminya, dengan ditandai dengan nama dan perubahan dalam kehormatan. Wanita ingin menemukan istilah yang dapat digunakan secara universal untuk semua wanita tanpa menyiratkan status perkawinan, seperti Mr digunakan untuk laki-laki.

Pada tahun 1961, Sheila Michaels berpikir bahwa "Ms" sesuai dengan latar belakang menengah. Penemuannya itu mungkin disebabkan oleh kesalahan ketik, dan butuh 10 tahun lagi untuk istilah untuk menjadi populer. Pada 1970-an, banyak wanita, bersama dengan sebuah majalah feminis utama, telah mengadopsi "Ms" sebagai titel universal yang sesuai dan merupakan langkah penting bagi gerakan pembebasan perempuan, karena menciptakan sebuah kerangka kerja baru untuk berpikir tentang wanita.

Dapat disimpulkan bahwa kata Mrs digunakan untuk seorang ibu-ibu yang sudah menikath misalnya Mrs. Megawati Soekarno Putri sedangkan kata Miss digunakan untuk perempuan yang belum menikah.
Diterbitkan di: 30 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    leave Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.