Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Linguistik>Contoh dan Analisis Gurindam

Contoh dan Analisis Gurindam

oleh: sukarto     Pengarang : Wendi Widya RD
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}

Gurindam

Fasal 1

Barang siapa tiada memegang agama

Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama


Barang siapa mengenal yang empat

Maka yaitulah orang yang ma”rifat


Barang siapa mengenal Allah

Suruh dan tegahnya tiada ia menyalah


Barang siapa mengenal diri

Maka telah mengenali akan tuhan yang bahri


Barang siapa mengenal dunia

Tahulah ia barang yang terpedaya


Barang siapa mengenal akhirat

Taulah ia dunia mudharat


Setelah membaca gurindam di atas kita dapat menentukan unsur instrinsik dan ekstrinsik.


1.unsur Instrinsik Gurindam

a.Hakikat Gurindam

1. tema : ketuhanan

2. Amanat :kita diharapkan kembali kepada Tuhan dan melakukan segala

Perintahnya.

3.Perasaan :perasaan yang dikandung dalam gurindam di atas adalah perasaan

Khusyuk.

4.Nada : Khusyuk


b.Bentuk Gurindam

1.Larik : terdiri atas dua larik setiap bait

2. bBait : terdiri atas enam bait

3. Pertautan : tiap-tiap larik dalam satu bait saling berkaitan/ berubungan.Tiap-tiap bait juga saling berhubungan.

4.Diksi : menggunakan kata denotasi

5.Pengimajian : imaji perasaan

6.Rima : setiap larik pada tiap-tiap bait mempunyai persamaan bunyi di akhir larik.


2.Unsur ekstrinsik Gurindam

Unsur ekstrinsik yang terkandung dalam gurindam adalah religi


3. Hasil Analisis Gurindam


Gurindam tadi terdiri atas enam bait. Tiap-tiap bait terdiri atas dua larik, mem[unyai persamaan bunyi di akhir larik. Bait pertama mempunyai persamaan bunyi ma dari kata agama dan nama,Bait kedua mempunyai persamaan bunyi at dari kata empat dan ma’rifat.Bait ketiga mempunyai persamaan bunyi ah pada kata Allah dan menyalah. Bait keempat mempunyai persamaan bunyi ri pada kata diri dan bahri. Bait kelima mempunyai persamaan bunyi a dari kata dunia dan terpedaya.Bait keenam mempunyai persamaan bunyi at pada kata akhirat dan mudharat.Dengan demikian, gurindam tadi mempunyai sajak aa.

Selain itu gurindam tadi juga menggunakan perulangan kata barang siapa.Kata barang siapa diulang-ulang dari bait pertama sampai ke enam.Dengan demikian gurindam tersebut bisa juga disebut gurindam berantai.

Urindam fasal 1 mempunyai tema ketuhanan.Tema ketuhanan tampak pada tiap-tiap larik gurindam.Dengan membaca gurindam tadi penulis berharap kita akan kembali kepada Tuhan dan melakukan segala perintahnya..Perasaan yang digambarkan dalam gurindam tersebut adalah perasaan khusyuk.Perasaan berhubungan erat dengan nada.Perasaan khusyuk akan menimbulkan nada khusyuk pula.

Saat membaca gurindam di atas kita dapat merasa sangat khusyuk.Ini berarti gurindam tadi menggunakan imaji perasaan. Perasaan khusyuk berada dekat dengan Tuhan.Perasaan khusyuk ini menyiratkan bahwa latar belakang gurindam adalah unsur religius.


Diterbitkan di: 04 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.