Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Linguistik>Terjemahan Sebagai Objek Peninjauan Linguistik

Terjemahan Sebagai Objek Peninjauan Linguistik

oleh: bondot    
ª
 
Keistimewaan pemahaman dan pengertian dalam proses terjemahan serta keistimewaan peranan dan pengertian dalam proses terjemahan serta keistimewaan peranan orientasi dan pengetahuan dalam terjemahan merupakan masalah yang substansial bagi beberapa pakar.

Lantas di mana letak arti terjemahan bagi ilmu bahasa? Terjemahan merupakan sumber data-data yang sangat menarik bagi ilmu linguistik, terutama sekali bagi linguistik perbandingan. Bentuk hubungan timbal balik (korelasi) antara linguistik terjemahan dan linguistik perbandingan terletak pada kepentingan-kepentingan dan tujuan masing-masing pihak. Perlu diketahui bahwa linguistik perbandingan berhubungan erat dengan tugas-tugas praktis bahasa asing.

Menurut G. Nickel, pakar linguistik perbandingan, bahwa linguistik perbandingan bertujuan di antaranya untuk memudahkan penguasaan bahasa asing. Namun, bersamaan dengan itu, kita melihat adanya persamaan antara kepentingan perbandingan bahasa dengan tujuan linguistik terjemahan, karena teori terjemahan mengkaji hubungan antarbahasa. Justru karena keterikatan dengan kajiannya sendiri inilah, maka linguistik terjemahannya pun mempunyai fungsi yang bisa dijadikan arahan linguodidaktis, yakni pengajaran bahasa asing lewa terjemahan dengan tujuan di antaranya, untuk mengatasi interferensi dan menggalakkan semantisasi kontrasif.

Tugas linguistik terjemahan ialah menyusun teori umum terjemahan yang terdiri dari bagian-bagian yang khusus. Teori umum terjemahan merupakan pengarahan antardisiplin ilmiah berdasarkan ilmu linguistik yang erat hubungannya dengan linguistik perbandingan, psikolinguistik, sosiolinguistik, etnolinguistik, geografi linguistik. Yang dimaksud disni sebenarnya ialah suplemen teori linguistik ke jenis terjemahan tertentu menurut ragam bahasanya. Karena itu bisa dikatakan bahwa teori umum linguistik terjemahan merupakan cabang linguistik aplikasi. Yang terakhir ini tidak hanya mencakup linguistik komputasi, tapi juga mencakup setiap bidang penggunaan teori bahasa untuk memutuskan tugas konkret.
Diterbitkan di: 03 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.