Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Tafsir BI AL-RA’YI

oleh: faqod     Pengarang : HIJJATUR RASYIDA
ª
 

Al-Qur’an diturunkan Allah dalam Bahasa Arab yang amat tinggi mutu sastranya. Dalil-dalilnya sangat sulit untuk dibantah isi mencakup berbangai masalah bahkan sampai kepada persoalan yang sekecil-kecilnya dan mengandung pelbagai rahasia. Semua ini tidak mungkin ditangkap secara sama oleh semua orang. Maka muncul keperluan untuk menafsirkannya sebab kandungan ayat-ayat masih membutuhkan penjelasan. Bagi Rasul, memahami al-Qur’an bukanlah sesuatu yang sulit karena ia telah diberi kemampuan oleh Allah untuk menghapal dan menjelaskannya dalam kedudukannya se ba gai utu san dan pem beri petunjuk.

Sehubungan dengan ini, Ibnu Taymiyah berpendapat bahwa Rasul telah menjelaskan kepada sahabat seluruh kalimat dan makna-makna yang terkandung dalam al-Qur’an 1. Al- Zarkasih sebagaimana dikutip al-Usi – mengatakan “sesungguhnya semua tafsir dan takwil al-Qur’an sama sekali tidak ada yang dinukil dari para sahabat.” Tapi dalam kenyataannya- demikian komentar al-Usi “kitab-kitab hadist menjadi bukti bahwa Rasulullah Saw belum menjelaskan seluruh makna al-Qur’an.2 . Berangkat dari m a s a l a h t e r s e b u t a k a n d i b a h a s t e n t a ng sumber tafsir sebagai salah satu aspek dari beberapa aspek yang dibutuhkan dalam kegiatan menafsirkan al-Qur’an

Sumber-sumber tafsir mengandung arti adanya faktor-faktor yang dapat dijadikan acuan/pegangan dalam memahami kandungan ayat-ayat al-Qur’an.3 Adapun sumber tafsir meliputi :

1. Wahyu

2. Al- Ra’yu (logika)

3. Isra’ Iliyat4.

Diterbitkan di: 19 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.