Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Linguistik>Pengertian Morfologi dan Verba

Pengertian Morfologi dan Verba

oleh: eagle2013    
ª
 

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, baik di SD, SMP dan SMA atau pada mata kuliah Bahasa Indonesia di perguruan tinggi, guru dan dosen sering memberikan materi tentang morfologi dan verba. Apa sebenarnya pengertian morfologi itu? Dan apa pula pengertian verba?

Dalam bahasa Indonesia, kata morfologi berasal dari kata morphology. Kata morphology merupakan kata asing yang mengalami pengondisian bahasa menjadi morfologi, bentukan kata ini berasal dari kata morf yang berarti bentuk dan logi yang berarti ilmu. Jadi, morfologi menurut asal katanya adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk kata dari suatu bahasa.

Menurut Ramlan, (1978: 16) morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang membicarakan atau yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik.

Verba adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan (KBBI, 2007: 1260). Menurut Gorys Keraf, kata kerja (verba) adalah segala macam kata yang dapat diperluas dengan kelompok kata “dengan + kata sifat”. Kata kerja atau verba dibatasi sebagai berikut. Semua kata yang menyatakan perbuatan atau laku digolongkan dalam kata kerja (Keraf, 1984: 64). Sedangkan menurut Alisjahbana (dalam Muslich, 2008: 110) kata kerja (verba) adalah semua kata yang menyatakan perbuatan atau laku.

Menurut Alwi, dkk. (2003: 87) ciri-ciri verba dapat diketahui dengan mengamati (1) perilaku semantisnya, (2) perilaku sintaksisnya, dan (3) bentuk morfologisnya. Namun, secara umum verba dapat diidentifikasikan dan dibedakan dari kelas kata yang lain, terutama dari adjektiva, karena ciri-ciri berikut:

a. Verba memiliki fungsi utama sebagai perdikat atau sebagai inti predikat dalam kalimat walaupun dapat juga mempunyai fungsi lain.

b. Verba mengandung makna inheren perbuatan (aksi), proses, atau keadaan yang bukan sifat atau kualitas.

c. Verba, khususnya yang bermakna keadaan, tidak dapat diberi prefiks ter- yang berarti ‘paling’. Verba seperti mati, misalnya, tidak dapat diubah menjadi *termati.

d. Pada umumnya verba tidak dapat bergabung dengan kata-kata yang menyatakan makna kesangatan. Tidak ada bentuk seperti *agak belajar, *sangat pergi, dan *bekerja sekali meskipun ada bentuk seperti sangat berbahaya, agak mengecewakan, dan mengharapkan sekali.
Diterbitkan di: 16 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud dengan dental morfologi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud dengan makna inheren perbuatan aksi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebenarnya apa definisi dari verba proses dan verba aksi proses? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana terjadinya akar,batang,daun dan bunga? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bentuk morfologi Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.