Buku ini bercerita tentang
persahabatan. Persahabatan akan menjadi indah dan memberikan dinamika dalam
hidup dengan cara menghargai
Persahabatan, apakah itu menghargai persahabatan antar sahabat, persahabatan antara orang tua dengan anaknya maupun persahabatan antara suami dan istrinya. Persahabatan tidak akan lekang oleh waktu bila diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, misalnya dengan cara menulis buku secara bersama-sama pula.
Persahabatan sejak berada di bangku kuliah antar penulisnya dengan membicarakan kepentingan satu sama lain. Tema perbincangan antar sahabat itu bukan hanya menyangkut memori masa kuliah tetapi juga menyangkut hidup di masa depan dalam ikatan pernikahan. Salah satu penulisnya yang telah menjadi calon ibu justru merasa ketakutan menjadi orang tua kelak. Hikmahnya, siapapun yang kelak menikah harus siap menjadi orang tua bagi anak-anaknya dan menjadi tanggung jawabnya untuk mendidiknya dengan benar.
Kelemahan buku hanya diakibatkan adanya semacam dominasi dari salah seorang penulis dari ketiga penulis buku ini. Selain itu tampak perbedaan gaya penulisan antar ketiga penulis.