• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Linguistik>Menuju Jurnalisme Berkualitas

.

Menuju Jurnalisme Berkualitas

oleh : primus74    

Pengarang : Ignatius Haryanto, Penyunting
    Buku ini merupakan kumpulan karangan para pemenang Mochtar Lubis Award 2008 dan disunting oleh Direktur
Program Mochtar Lubis 2008. Kelebihan buku ini dapat menjadi pelajaran berharga para pegiat jurnalistik tentang karya-karya bermutu yang layak diapresiasi. Pembaca bisa belajar tentang tulisan yang bermutu, sekaligus tahu kriteria karya jurnalistik yang memang benar-benar qualified. Hal ini berarti sebuah karya tulis yang bermutu memiliki kriterian dan memiliki tolok ukur untuk distandarisasi.
     Bagi para mahasiswa jurnalistik dan pegiat jurnalistik menjadi kewajiban untuk membaca buku ini. Didalam buku tersaji tulisan pendek yang sangat mantap, juga tulisan panjang yang tetap memikat. Contohnya tulisan Muhlis Suhaeri yang berjudul The Lost Generation, pemenang kategori pelaporan investigasi. Karya sepanjang 100 halaman tentang pembersihan etnik Thionghoa di Kalimantan Barat sekitar tahun 1967 oleh konspirasi TNI dan Suku Dayak sangat memikat, menegangkan, membuat miris, dan memiliki unsur kemanusiaan yang sangat dalam. Tulisan ini memberikan pengalaman sejarah tentang praktek militerisme, politik pecah belah, operasi intelijen, kisah tragis manusia yang terjebak diantara situasi pergantian rezim, dan seluk beluk perdagangan perempuan dan konflik komunal di Kalimantan Barat (terutama di daerah Pontianak, Singkawang dan sekitarnya).
      Komentar juri atas karya Muhlis Suhaeri, para juri terkesan pada gairah penulis untuk mencari data, menelusuri dokumen tua, dan hasil riset para peneliti, menelusuri fakta, dan menjumpai mereka yang terlibat dengan mengandalkan ingatan. The Lost Generation dipublikasikan oleh media daerah, Harian Borneo Tribun, Pontianak.
      Kehadiran buku kumpulan karangan ini secara tersirat menguatkan kaitan antara industri pers yang sehat, berkembang baik, dengan kualitas karya jurnalistik yang juga hebat. Mayoritas finalis Mochtar Lubis Award awalnya dipublikasi media besar seperti Kompas, Tempo, dan Pikiran Rakyat merupakan wartawan yang bekerja di media tersebut atau sumbangan dari para kontributor.
      Sedang Mochtar Lubis Award sendiri adalah semacam Pulitzer Prize di Amerika Serikat. Pada awal inisiasinya, anugrahnya terdiri atas 5 kategori: pelayanan publik, tulisan feature, pelaporan investigasi, foto jurnalistik, dan liputan mendalam jurnalisme televisi. Ada lima finalis untuk masing-masing kategori, membuat buku ini sangat tebal. Sementara Dewan Juri terdiri dari para jurnalis senior dengan reputasi terkemuka, seperti Farid Gaban, Sori SIregar, Yusi Avianto Pareanom, Arya Gunawan Usis, Maria Hartiningsih, dan Dwi Setyo Irawanto. Setelah menampilkan karya para finalis, dewan juri mengajukan alasan kenapa mereka memenangkan suatu karya setiap kategori.
Diterbitkan di: Nopember 01, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

Orang yang membaca ringkasan ini juga membaca:

.