Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Teori Penyebaran Agama Hindu - Budha di Indonesia

Teori Penyebaran Agama Hindu - Budha di Indonesia

oleh: dwimey    
ª
 
  • Teori Waisya
Motivasi terbesar orang India datang ke Indonesia adalah untuk berdagang sehingga golongan terbesar yang datang ke Indonesia adalah para pedagang India. Mereka bermukim di Indonesia dan berperan aktif dalam penyebaran pengaruh kebudayaan India melalui hubungan dagang dengan penguasa-penguasa kerajaan Indonesia. Selanjutnya, pada pedagang India di sejumlah besar pelabuhan menikah dengan wanita Indonesia dan menyebarkan agama dan budaya Hindu - Budha ke Indonesia.
  • Teori Ksatria
Teori ksatria menyatakan bahwa perkembangan budaya Hindu-Budha di Indonesia terjadi karena adanya kolonisasi oleh orang-orang India yang menjadi pusat penyebaran agama dan budaya Hindu-Budha di Indonesia. Pihak yang berperan dalam proses akulturasi tersebut adalah golongan prajurit (ksatria) yang gemar menaklukkan beberapa wilayah di luar India. Mereka menguasai pulau-pulau yang disinggahinya dan menikah dengan penduduk asli dan menghasilkan keturunan yang memiliki kebudayaan campuran.
  • Teori Brahmana
Teori brahmana muncul karena adanya sanggahan dari para ahli terhadap teori waisya dan teori ksatria. Berikut beberapa alasan yang diajukan Van Leur :
    • Kolonisasi yang merupakan penaklukkan oleh golongan ksatria sama sekali tidak tercatat dalam sumber-sumber sejarah Indonesia dan India.
    • Upaya kolonisasi selalu disertai dengan pemindahan unsur-unsur sosial dan budaya India, seperti sistem kasta, politik, arsiteksut, tata kota, dan bahasa. Pemindahan unsur-unsur India ke Indonesia ternyata tidak terjadi karena sistem Indonesia berbeda dengan sistem sosial di India.
    • Para pedagang India yang datang ke Indonesia sebagian besar berasal dari kalangan masyarakat biasa sehingga tidak muncul pengaruh budaya yang membawa perubahan-perubahan dalam bidang ketatanegaraan dan keagamaan.
  • Teori Arus Balik
Pada dasarnya ketiga teori di atas memiliki kelemahan karena golongan kesatria dan waisya tidak menguasai bahasa Sansekerta. Sedangkan bahasa Sansekerta adalah bahasa sastra tertinggi yang dipakai dalam kitab suci Weda. Selain itu, walaupun golongan Brahmana menguasai bahasa Sansekerta, tetapi menurut kepercayaan Hindu kolot tidak boleh menyebrangi laut. Menurut teori arus balik, ada beberapa kepentingan dari orang-orang Indonesia yang berkunjung ke India yakni untuk memperdalam ilmu agama. Sehingga ketika para sarjana Indonesia yang telah mencari ilmu di India kembali, mereka membawa pengaruh kebudayaan India.
Diterbitkan di: 02 Februari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.