Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Memberdayakan Komunitas Basis Gerejani Menuju Indonesia Baru

Memberdayakan Komunitas Basis Gerejani Menuju Indonesia Baru

oleh: AdrianusBai    
ª
 

Konsili Vatikan II membawa pembaharuan dalam kehidupan Gereja pada zaman kita. Pembaharuan itu juga nampak dalam bidang pewartaan. Salah satu contohnya adalah usaha mencari katekese yang memenuhi kebutuhan dan tuntutan Gereja Indonesia yang sedang berkembang sekarang sesuai degan semangat Konsili Vatikan II. Usaha itu dilakukan oleh para peserta Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se-Indonesia (PKKI). PKKI telah dilaksanakan sebanyak 9 kali, dalam kurun waktu empat tahun satu kali sejak tahun 1977 di Sindanglaya (PKKI I).

Dalam Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se-Indonesia (PKKI) I sampai dengan IX, tema pokok pembicaraan adalah Katekese Umat. Hal ini berdasarkan pada pilihan Gereja di Indonesia bahwa katekese umatlah yang menjadi cita-cita Gereja Katolik Indonesia sehingga terus diupayakan dan diperjuangkan.

Katekese Umat lebih menekankan peranan umat, sesuai dengan Visi Gereja dalam Konsili Vatikan II.


PENGANTAR

Tema Pokok Pertemuan Kateketik antara Keuskupan se-Indonesia (PKKI) VII yang dilaksanakan pada tanggal 24-30 Juni 2000 di Sawiran Jawa Timur adalah Katekese Umat dan Kelompok Basis Gerejani. PKKI VII ini dapat dipandang sebagai persiapan untuk menunjang “Pertemuan Gereja Katolik Indonesia, dengan Tema Memberdayakan Komunitas Basis Gerejani Menuju Indonesia Baru” yang berlangsung pada bulan November 2005 dengan fokus pergumulan pada kelompok basis gerejani pula. PKKI VII dan pertemuan Gereja Katolik Indonesia diadakan dalam rangka perayaan Tahun Yubelium 2000, momen Gereja Indonesia berbenah diri memasuki millenium baru.

Setelah Pertemuan PKKI VII, yang berlangsung di Sawiran Jawa Timur, telah mengusung tema “katekese umat dan kelompok basis gerejani”. Dalam Pertemuan itu peserta telah bergumul mencari jalan bagaimana Katekese Umat bisa menunjang pertumbuhan dan perkembangan kelompok basis gerejani.

Sesudah empat tahun berlalu, Komkat KWI ingin mengevaluasi apakah sungguh katekese umat telah berhasil menunjang pertumbuhan dan perkembangan komunitas basis gerejani. Hasil penelitian dari Komisi Karya Misioner KWI dalam kerjasama dalam lembaga Penelitian Allocita menunjukkan KBG (di Jawa) ternyata masih berkutat pada hal-hal rohani (Gerejani), belum terlalu menyentuh segi-segi hidup bermasyarakat (misalnya : segi politik dan ekonomi), sehingga KBG tidak berhasil memperbaharui kehidupan bermasyarakat. KBG belum berdaya transformatif, pada hal KBG diharapkan sebagai cara hidup bergereja yang baru, bisa turut mengantar masyarakat bangsa menuju mannusia baru. Demikian cita-cita SAGKI 2000.

Komkat KWI bermaksud mengadakan PKKI VIII untuk mengajak peserta mencari jalan bagaimana katekese umat bisa membangun KBG yang lebih berdimensi sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya, sehingga masyarakat kita dapat dibantu untuk bisa hidup lebih adil, damai dan sejahtera.

Pertemuan Kateketik antara Keuskupan se-Indonesia (PKKI) VIII yang dilaksanakan pada tanggal 22-28 Pebruari 2004 di Wisma Misericordia (Jawa) dengan tema Katekese Umat yang membangun hidup Gereja (KBG) yang kontekstual.

RUMUSAN MASALAH

Permasalahan yang hendak ditemukan jawabannya dalam makalah ini adalah :

1. Bagaimana situasi Katekese Umat (KU) dan Kelompok Basis Gerejani (KBG) di lapangan dalam PKKI VII dan PKKI VIII.

2. Apa ciri-ciri Komunitas Basis Gerejani dalam PKKI VII dan PKKI VIII.

3. Apa peran Katekese Umat (KU) terhadap KBG dalam PKKI VII dan PKKI VIII.


RUMUSAN TUJUAN

Berpusat dari rumusan masalah, maka dapat diperincikan beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam makalah ini. Yaitu sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui bagaimana situasi Katekese Umat (KU) dan Kelompok Basis Gerejani (KBG) di lapangan dalam PKKI VII dan PKKI VIII.

2. Untuk mengetahui apa ciri-ciri Komunitas Basis Gerejani dalam PKKI VII dan PKKI VIII.

3. Untuk mengetahui apa peran Katekese Umat (KU) terhadap KBG dalam PKKI VII dan PKKI VIII.

Diterbitkan di: 07 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa isi PKKI 1? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.