Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Dalil Perintah Khitan / Sunat bagi muslim

Dalil Perintah Khitan / Sunat bagi muslim

oleh: Matnuh    
ª
 
  • Al-Quran sendiri tidak menyebut khitanan. Pada zaman Nabi Muhammad as, khitanan dilakukan oleh banyak suku semenanjung Arab, di kalangan mereka umat Yahudi dan Kristen untuk alasan agama. Nabi Muhammad sendiri telah dikhitan setelah lahir, dan mengkhitan anaknya. Banyak para pengikut awalnya dikhitan untuk menandai masuknya mereka dalam masyarakat Islam. Fakta-fakta ini disebutkan kerap kali dalam hadis. Beberapa khitan terdapat dalam kelompok hadis dengan fitra (tindakan dianggap seorang yang halus). Termasuk: Mencukur rambut kelamin, memotong kuku, membersihkan gigi, menyukur rambut di bawah ketiak dan memotong kumis. (terdapat dalam hadits Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim).

    Jadi, meskipun perintah khitan tidak terdapat dalam al-Quran, khitan telah menjadi suatu kebiasaan agama-agama sebelum Islam. Meskipun, ada suatu lagi versi hadis yang tidak menamakan khitan sebagai salah satu ciri fitrah dan suatu lagi hadis yang menyebut sepuluh ciri, sekali lagi tanpa menyebut khitanan.

    Ada perdebatan dari al-Quran yang menentang khitanan, banyak para pengikut al-Quran saja menurut prinsip ini dan berdebat bahwa khitanan bertentangan dengan al-Quran.

    Di kalangan Ulama (cendekiawan hukum Islam), ada banyak pendatan berbeda tentang kewajiban khitan dalam Syariat Islam. Imam Abū Hanifa, pendiri mazhab Hanafi Fiqh (jurisprudens Islam), dan Malik ibn Anas mempertahankan bahwa khitinan adalah suatu Sunnah Mu'akkadah-tidak wajib tetapi dianjurkan. Mazhab Syafi `i dan Hanbali melihatnya sebagai wajib pada semua umat Islam.

    Ada suatu gerakan kecil dalam Islam, yang menolak membuat khitan pria sebagai kebutuhan agama oleh karena tidak disebutkan dalam al-Quran. Dari sudut pandang ini pada beberapa ayat al-Quran yang mengindikasi kesempurnaan penciptaan (al-Quran 32:7, 82:7-8, 95:4), dan juga tanggapan umum bahwa khitanan adalah perlu untuk alasan kebersihan.

    Fitrah itu ada lima yaitu
    1. khitan;
    2. memotong bulu kemaluan;
    3. memangkas kumis;
    4. memotong kuku; dan
    5. mencabut bulu ketiak. (Bukhari-Muslim)

  • "Bersihkanlah dirimu dari rambut kufur dan berkhitanlah." (Ahmad dan Abu Daud)
    Diterbitkan di: 09 September, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    adakah dalil perintah untuk membersihkan gigi? Lihat semua
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .