Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Kerajaan SYAILENDRA dan CANDI BOROBUDUR

Kerajaan SYAILENDRA dan CANDI BOROBUDUR

oleh: encik     Pengarang : Tengku Meriya dkk
ª
 
Sebenarnya Syailendra, bukanlah nama kerajaan, namun orang sudah lupa akan nama kerajaan itu maka kerajaan itu dinamakan juga kerajaan Syailendra yaitu nama raja-raja Syailendra.

Kerajaan Syailendra berpusat di Jawa Tengah. Dinasti Syailendra didirikan oleh orang-orang yang berasal dari Kamboja (kerajaan Fun-an). Pangeran-pangeran dari kerajaan Fun-an melarikan diri setelah terjadi pemberontakan dalam negerinya pada abad VI. Mereka lari ke Jawa Tengah dan mendirikan kerajaan di sana.

Syailendra berarti raja gunung. Syaila = gunung, indra = raja. Kerajaan Syailendra berdiri kira-kira 100 tahun lamanya. Raja-raja Syailendra :
1. Bhanu (lebih kurang 752-755).
2. Visnu (lebih kurang 755-782).
3. Indra (lebih kurang 782-833).
4. Samaratungga (lebih kurang 812-833).
5. Balaputradewa (lebih kurang 833-856).
Raja-raja Syailendra memeluk agama Budha Mahayana bermazhab Tantrayana.

Membangun Candi-candi
Masa kerajaan Syailendra, mencapai kerajaan dan mereka membangun tempat-tempat suci bagi agama Budha seperti candi Kalasan, Sewu, Sari, Pawon, Borobudur dan Mendut.

Pada pemerintahan raja Samaratungga dibangun candi Borobudur dan Mendut tahun 825 M.

Setelah raja Samaratungga wafat terjadi perebutan kekuasaan antara Rakai Pikatan dan Balaputra. Rakai Pikatan berhasil merebut kekuasaan dari Balaputra pada tahun 850 M. Balaputra diusir dan ia melarikan diri ke Swarnadwipa (Sumatera). Ia berhasil pula menduduki tahta kerajaan Sriwijaya. Sedangkan kekuasaan di Jawa Tengah jatuh pula kepada keluarga Sanjaya tahun 850 sebagai rajanya yang pertama Rakai Pikatan.

Raja-raja keturunan Sanjaya ini juga banyak membangun candi Hindu yang bagus dan megah seperti candi Sewu dan Prambanan.

Pada tahun 907 memerintah raja Belitung, pada periode itu wilayah kerajaan telah sampai ke Jawa Timur, sampai ke lembah kali Brantas. Akhirnya pada tahun 929 pusat ibukota dipindahkan ke Jawa Timur di dekat lembah kali Brantas sebagai rajanya Mpu Senddok tahun 929 M.
Diterbitkan di: 29 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.