Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Masa Pembukuan Hadist (dari abad ke-2 H - abad ke-3 H)

Masa Pembukuan Hadist (dari abad ke-2 H - abad ke-3 H)

oleh: faqod     Pengarang : fulan
ª
 
  • Masa pembukuan hadist (dari abad ke-2 H - abad ke-3 H)

    Usaha penulisan hadits yang dirintis oleh Abu Bakar bin Hazm dan Ibnu Syihab Az-Zuhri pada sekitar tahun 100 H, diteruskan oleh ulama' hadits pad pertengahan abad II H. Perintah kenegaraan mengenai pengumpulan hadits diatas dari khalifah II Abasiyah di Baghdad, yaitu Abu Ja’far al-Mansur yang memerintah selama 22 tahun (136 – 158 H). Perintah ini ditujukan kepada Malik bin Anas sewaktu berkunjung ke Madinah dalam rangka ibadah haji.

    Banyak ulama' hadits yang menghimpun bersamaan dengan kegiatan ulama' dalam bidang lain untuk menghimpun ilmu-ilmu agama seperti fiqih, kalam dan sebaginya. Karena itu masa ini dikenal dengan "Ashrul al-Tadwin" (masa pembukuan). Karya ulama’ pada masa ini masih bercampur antara hadits rasul dan fatwa sahabat serta tabi’in, bahkan mereka belum mengklasifikasikan antara hadits sahih, hasan, dan dlo’if. Ulama' hadits yang menghimpun hadits pada masa ini antara lain, Ibnu Juraij, Al-Auza'i, Syufyan Ats-Tsauri, dan Imam Malik.

    Menurut Dr. Ahmad Amin, yang mempelopori penulisan ini adalah Ibnu Juraij karena, ia wafat lebih dulu dari yang lainya, dan tinggal di Makkah, yaitu kota yang selalu dikunjungi oleh umat islam. Sehingga dalam kesempatan haji inilah banyak ulama' yang mengetahui adanya pembukuan hadits di Makkah, lalu mereka menghimpun hadits-hadits nabi didaerah masing-masing.

    Sistem pembukuan pada masa ini adalah dengan menghimpun hadits mengenai masalah yang sama dalam satu bab, kemudian dikumpulkan dengan bab yang berisi masalah lain dalam satu karangan. Kitab pada masa ini antara lain:

      1. الموطا للامام انس ابن مالك
      2. المسندللامام محمدابن ادريس الشافعي
  • Pada masa ini terdapat 3 golongan yang berusaha memalsukan hadits, yaitu:

    1. golonga politik, permulaan abad II H, dari golongan Abbasiyah, syiah dan lain-lain yang bertujuan merebut kekuasaan dari dinati Umayah.
    2. golongan tukang cerita, mereka mengarang hadits palsu untuk menambah hebat ceritanya dan untuk mendapat kepercayaan dari orang-orang.
    3. golongan zindik, mereka mengarang hadits palsu untuk membuat fitnah dan kekacauan di golongan umat islam.

    Untuk menjaga kemurnian dan keaslian hadits nabi, ulama' pada masa ini mengadakan perjalanan kedaerah-daerah untuk mengecek kebenaran hadits dan meneliti sumber-symbernya. Sehingga pada masa ini muncul beberapa kritikus hadits yang terkenal seperti Yahya bin Said bin Al-Qaththan dan Abdurrahman bin Mahdi.

    Diterbitkan di: 18 Januari, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .