Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia

Fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia

oleh: oxlay    
ª
 
Atas dasar penemuan fosil dan artifak para ahli dapat menafsirkan keadaan manusia purba dan corak kehidupan pada masa lalu. Adapun fosil-fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia antara lain sebagai berikut:
a. Pithecanthropus Erectus. Tempat penemuan di Desa Trinil di pinggir sungai Bengawan Solo di dekat Ngawi, Propinsi Jawa Timur. Orang yang menemukannya adalah Dr. Eugene Dubois. Tahun penemuannya adalah pada tahun 1890. Fosil ini dikenal juga dengan sebutan Manusia Jawa dan merupakan jenis manusia purba yang pertama kali ditemukan di Indonesia.
b. Pithecanthropus Mojokertensis. Tempat penemuannya adalah di daerah Perning, Mojokerto, Jawa Timur. Nama penemunya adalah Duyfjes dan Von Koenigswald. Tahun penemuannya adalah pada tahun 1936. Fosil ini berupa tengkorak anak-anak yang berusia sekitar 6 tahun dan diperkirakan hidup sekitar 1,9 juta tahun yang lalu.
c. Meganthropus Palaeojavanicus. Tempat penemuannya di Sangiran, daerah Surakarta, Propinsi Jawa Tengah. Nama penemunya adalah Von Koenigswald. Tahun penemuan fosil tersebut adalah antara tahun 1936 – 1941. Fosil ini lebih besar dan lebih tegap daripada Pithecanthropus Erectus. Usianya diperkirakan paling tua di antara jenis manusia purba yang lain di Indonesia.
d. Homo Soloensis. Tempat ditemukannya fosil ini di daerah Ngandong, Blora, Propinsi Jawa Tengah. Nama orang menemukannya adalah Ter Haar, Oppenoorth, Von Koenigswald. Tahun penemuan di antara tahun 1931 – 1933. Fosil ini tingkatannya lebih tinggi daripada Pithecanthropus Erectus.
e. Homo Wajakensis. Tempat penemuannya di daerah Wajak, Tulungagung, Propinsi Jawa Timur. Nama penemunya adalah B.D. van Rietschoten. Tahun penemuan pada 1889. Sebenarnya fosil ini lebih dahulu ditemukan daripada Pithecanthropus Erectus, tetapi pada saat itu belum dipublikasikan. Diduga jenis fosil manusia purba ini memiliki peradaban yang lebih tinggi daripada jenis manusia purba yang lainnya di Indonesia.

Diterbitkan di: 17 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tentang tar haar dan oppennorth Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Tentang Von Rietschoten ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    MA SIA UE BNAST 06 September 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ada berapa puluh belas manusia purba tinggal di negara indonesia Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Berapa banyak fosil di bumi? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa kog sedikit artikelnya tentang fosil bukan seharusnya fosil di bumi itu banyak? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Apa saja fosil di bumi! Tolong sebutkan 20 21 Agustus 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah ada hubungan antara volume otak manusia purba dengan tingkat kecerdasan? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan tentang von koenigswald? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tahun berapakah fosil di indonesia ditemukan? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    1890 09 September 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    fosil yg pertama kali di temukan di indonesia ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    pithecantropus erectus 09 September 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dua teknik pembuatan benda logam pada zaman neolitikum Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.