Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Perang salib

oleh: oxlay    
ª
 
Kota Yerusalem jatuh ke tangan bangsa Arab sejak abad VII. Pada waktu itu orang-orang Eropa masih diperbolehkan berziarah ke kota suci Yerusalem. Yerusalem dikuasai oleh bangsa Turki Usmania mulai tahun 1070. Sejak saat itu, orang-orang Eropa dilarang berziarah ke Yerusalem sehingga terjadilah Perang Salib. Perang Salib berlangsung sebanyak tujuh kali, antara tahun 1070 – 1291.

Perang Salib menyebabkan perubahan besar terhadap kehidupan masyarakat Eropa seperti berikut.
1. terputusnya hubungan dagang antara Eropa dengan Asia Barat.
2. bangsa barat mulai berlomba untuk mencari daerah penghasil rempah-rempah sebab mereka tidak dapat membeli rempah-rempah dari Konstantinopel.
3. banyak budak yang dibebaskan.
4. banyak orang Eropa yang mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi dari orang-orang Asia kemudian mengembangkannya di Eropa.
5. perdagangan antara Eropa dengan Asia Selatan dan Tenggara maju dengan pesat sehingga menumbuhkan kota-kota perdagangan.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, akhirnya mendorong bangsa-bangsa Eropa mencari daerah baru yang membawa keuntungan besar bagi negaranya.

Menurut Wikipedia, Perang Salib adalah gerakan umat Kristen di Eropa yang memerangi umat Muslim di Palestina secara berulang-ulang mulai abad ke XI sampai abad ke XIII, yang berguna untuk membersihkan tanah suci dari kekuasaan kaum Muslim dan bermaksud mendirikan gereja dan kerajaan latin di Timur. Dikatakan Salib, karena setiap orang Eropa yang ikut bertempur dalam peperangan memakai tanda salib pada bahu mereka.

Istilah ini juga digunakan untuk ekspedisi-ekspedisi kecil yang terjadi selama abad ke 16 di wilayah di luar Benua Eropa, biasanya terhadap kaum pagan dan kaum non-Kristiani untuk alasan campuran antara agama, ekonomi dan politik. Skema penomoran tradisional atas Perang Salib memasukkan 9 ekspedisi besar ke Tanah Suci selama Abad ke 11 sampai dengan Abad ke 13. “Perang Salib” lainnya yang tidak bernomor berlanjut hingga Abad ke 16 dan berakhir ketika iklim politik dan agama di Eropa berubah secara signifikan selama masa Renaissance.

Diterbitkan di: 24 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa perang salib terjadi sebanyak tujuh kali? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.