Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Biografi RA Kartini, Pahwalan Emansipasi Wanita

Biografi RA Kartini, Pahwalan Emansipasi Wanita

oleh: Ebitsaja    
ª
 
Profil Ibu Kita Kartini
Sang Pahlawan Emansipasi Wanita di Indonesia

Namanya sangat sederhana untuk kita ingat yakni Raden Ajeng Kartini, namun namanya harum di negara ini, walau wafat dalam usia yang masih muda (25 tahun), dialah Ibu Kita Kartini (dalam sebuah lagu) yang berjangkan mendapatkan persamaan hak untuk kaumnya, kaum wanita.
Betrikut ini kita akan membahas mengenai biografi Raden Ajeng Kartini agar kita lebih mengenalnya

Raden Ajeng Kartini adlaah putri kelima dari 11 bersaudara dari RM Ario SosroNingrat , seoranga dipati di Jepara.
Pada usia 12-16 tahun sebagamana layaknya wanita pada umumnya pada maanya, RA Kartini hidup dalam pingitan. Dalam masa pingitan ini, RA Kartini menghabiskan waktunya dengan berkirim surat (koresponden) dengan kawan-kawannya di negeri Belanda sana.
Dari surat menyurat itu pulalah ia mengetahui dengan benar, bagaimana terbelakangnya kaumnya, yang tidak mendapat peran dan hak dalam mengenyam pendidikan apalagi bidang lain.
Tergerak hatinya untuk membawa perubahan bagi kaumnya, di matanya, pendidikan adalah hak yang sama bagi semua orang dan semua kaum baik kaum pria maupun wanita.
Dia lalu mendirikan sekolah khusus wanita di kota Jepara.
Ia menikah dengan Bupati Rembang R Adipati Joyodinigrat dan atas izin suaminya pula, ia juga membuka sekolah khusus wanita di Rembang.
Sayang, prjuangannya tidak berjalan sangat lama, karena RA Kartini meninggal dalam usia yang sangat muda yakni 25 tahun, 4 hari setelah melahirkan anak pertamanya RM Susalit pada tanggal 17 September 1904.
Oleh sahabatnya di Belanda, JH Abendanon, 106 pucuk surat RA Kartini diterbitkan menjadi sebuah buku yang lalu diterjemahkan oleh Armijc Pane dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Sebagai penghargaan pemerintah atas jasa-jasanya, Hari kelahirannya, 21 April diperingati sebagai Hari Kartini.
Juga RA Kartini digelari Pahlawan Kemerdekaan Nasional

Semua masyarakat indonesia akan tetap mengenangmu sebagai pahlawan bangsa.

Diterbitkan di: 21 April, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa nama sekolah yang didirikannya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    alamat rumahnya jalan apa ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    maksudnya?? 18 Februari 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    koq gambarnya nggk da? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    i do no 14 Januari 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 3. adjie

    good

    sip sobb...lanjutkan !!!

    12 Nilai 29 April 2011
  2. 2. velqo

    kartini

    good.. inspirasi buat kartini2 jaman sekarang.. klo pun lbh bebas berekspresi hendaknya jgn lupa diri... ^_^

    13 Nilai 25 April 2011
  3. 1. aswan

    berguna

    berguna.. RA Kartini memang salah satu pahlawan bangsa....

    14 Nilai 23 April 2011
X

.