Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Letkol UNTUNG, Tokoh Kunci G.30. S/PKI

Letkol UNTUNG, Tokoh Kunci G.30. S/PKI

oleh: encik     Pengarang : Center for Information Analysis
ª
 
Letkol Untung, tokoh kunci G.30 S/PKI adalah salah satu lulusan terbaik Akademi Militer. Pada separuh pertama dekade 60-an, ia bersaing dengan Benny Moerdani, perwira muda yang sangat menonjol dalam lingkup RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat). Baik Benny maupun Untung menunjukkan keberanian yang luar biasa pada operasi perebutan kembali Irian Barat ke pangkuan RI. Dalam operasi tersebut, Untung menjadi anak buah Soeharto yang dipercaya menjadi Panglima Mandala.

Sebelum ditarik ke Resimen Cakrabirawa, Letkol Untung pernah menjadi Komandan Batlyon 454/Benteng Raiders yang berbasis di Srondol, Semarang. Batalyon ini memiliki kualitas dan tingkat legenda yang setara dengan Yonif (batalyon Infanteri) Linud 3288/Kujang II. Namun batalyon ini juga terlibat G.30.S, bahkan sempat bertempur dengan pasukan elite RPKAD pimpinan Kolonel Sarwo Edhi (mertua SBY). Usai G.30.S, kode angka batalyon Benteng Raiders diganti menjadi Batalyon 401.

Setelah G.30.S meletus dan ternyata tidak mendapat dukungan Soekarno, Untung pun melarikan diri. Ia menghilang beberapa bulan, sebelum tertangkap secara tidak sengaja oleh dua orang anggauta Armed di Brebes Jateng. Ketika tertangkap, dia tidak mengaku bernama Untung. Anggauta Armed yang menangkapnya, juga tidak menyangka kalau ia adalah pemegang komando operasional G.30.S. Setelah diperiksa di markas CPM Tegal, baru diketahui bahwa ia Untung.

Menurut versi resmi Soeharto, yang menangkap Untung bukanlah anggauta Armed, melainkan rakyat. Melalui sidang kilat dalam Mahmilub (Mahkamah Militer Luar Biasa), Untung pun dieksekusi mati pada tahun 1969 di Cimahi Jawa Barat.

Bagi Soeharto, nama Untung bukanlah nama orang lain. Hubungan keduanya cukup dekat. Kecuali ketika bertugas di Irian, Soeharto pernah jadi atasan Untung di Kodam Diponegoro. Indikasi kedekatan Soeharto dan Untung ditunjukkan pada kehadiran Soeharto bersama Ny.Tien pada resepsi pernikahan Untung di Kebumen Jawa Tengah, beberapa bulan sebelum G.30 S meletus.

Kedatangan seorang komandan pada resepsi pernikahan anak buahnya memang hal yang biasa. Namun tampaknya ada hal khusus yang mendorong Soeharto dan istrinya hadir pada pernikahan Untung. Jarak Jakarta-Kebumen tidak cukup dekat, apalagi dalam situasi tahun 1965-an ketika sarana transportasi serba terbatas !!
Diterbitkan di: 13 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tokoh penting dalam reformasi agraria Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebagai apa peran untung di g 30 s pki Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tujuan di buat nya g 60 spki ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Ada banyak versi. tergantung dari sudut mana mengkajinya... 13 Februari 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa sih penjelasan dari peristiwa g 30 s/pki ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Sejarah ya sejarah! Kejadian nyata! Kok pakai vers-versian... 28 Juni 2012
  1. Jawaban  :    Penjelasan G.30.S/PKI ada beberapa versi, jadi tergantung dari sudut mana dan kepentingan siapa G.30.S/PKI itu dijelaskan. 25 Juli 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. Wiranto, Jenderal TIN Purn

    Benarkah itu ?

    Iyaa.. iyaa. semua telah tercatat rapi di sejarah Indonesia. Semua akan mengenangnya.. Untung dieksekusi tembak mati, adalah tidak benar. Para keluarga almarhum letkol Untung syah-syah saja dan berhak atas pembelaan hukum untuk menuntut pemerintah Indonesia yang telah semena-mena menembak mati.

    0 Nilai 12 Februari 2012
X

.