Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Asal Usul Nama Kota Batang, di Jawa Tengah

Asal Usul Nama Kota Batang, di Jawa Tengah

oleh: superhand    
ª
 

Kota Batang, menurut legenda yang beredar di masyarakat, Batang berasal dari dua kata bahasa Jawa, 'ngembat' yang artinya mengangkat/mengambil dan 'watang' yang artinya batang kayu. Perihal mengangkat batang kayu ini erat kaitannya dengan perjuangan tentara Mataram melawan tentara Kompeni di Batavia.

Konon pada waktu kerajaan Mataram sedang mengusahakan kecukupan pangan (beras) untuk prajurit-prajurit yang akan mengadakan penyerangan ke Batavia untuk melawan kompeni, Bahurekso (tokoh panglima kerajaan Mataram) ditugaskan untuk membuka areal persawahan dengan menebang pohon-pohon di Hutan (jawa: alas) Roban.

Hambatan sangat banyak, banyak pekerja yang mati dalam membuka Hutan Roban karena diganggu oleh pengikut alam kegelapan berupa siluman-siluman yang dipimpin oleh Dadungawuk. Namun, berkat kesaktian Bahurekso, Dadungawuk dapat dikalahkan. Dadungawuk dan pengikutnya tidak akan mengganggu Bahurekso dan anak buahnya dengan persyaratan bahwa mereka dibagi hasil panen dari tanah tersebut.

Setelah pekerjaan membuka areal persawahan di Alas Roban selesai, tugas selanjutnya adalah mengusahakan perairan untuk areal sawah tersebut. Untuk ini, Bahurekso membuat bendungan untuk menampung air dari Kali Kramat. Bendungan yang telah selesai dibuat ini pun diusik oleh raja siluman Uling yang bernama Kolo Dribikso. Mengetahui pekerjaannya diganggu oleh siluman, Bahurekso pun turun tangan dan menyerang seluruh anak buah raja Uling yang bermarkas di kedung Kali Kramat (catatan: kedung adalah bagian dari sungai yang tanahnya turun ke bawah, sehingga lebih dalam dari sungainya). Korban berjatuhan di pihak raja Uling, darah menyembur sampai menyebabkan air kedung menjadi merah tua (Jawa: abang gowok). Oleh karena itu, kedung tersebut dinamai sebagai Kedung Sigowok.

Raja Uling marah melihat anak buahnya dikalahkan dan membalas dengan menyerang Bahurekso menggunakan pedang sakti Swedang. Karena kesaktian pedang itu, Bahurekso dapat dikalahkan. Atas nasehat ayahanda dari Bahurekso, siasat pun dijalankan untuk mengalahkan raja Uling. Bahurekso merayu adik raja Uling yang bernama Dribusowati untuk mendapatkan pedang sakti Swedang. Rayuan berhasil dan Dribusowati setuju untuk mengambilkan pedang sakti kakaknya itu untuk diserahkan kepada Bahurekso. Dengan pedang sakti itu, dengan mudah raja Uling dikalahkan. Dengan demikian, tidak ada lagi siluman yang merusak bendungan tersebut.

Satu masalah lagi yang harus dipecahkan agar bendungan itu dapat mengalirkan air ke areal persawahan karena nampaknya, air bendungan tidak mengalir lancar untuk melakukan tugasnya. Ternyata, ditemukan satu batang kayu (Jawa: watang) yang melintang menghalangi aliran air. Berpuluh-puluh orang berusaha mengangkat batang kayu tersebut namun tidak berhasil. Bahurekso pun menggunakan kesaktiannya untuk mengangkat/mengambil (Jawa: ngembat) batang kayu (Jawa: watang) tersebut dengan sekali angkat.

Demikianlah kisah asal muasal kota Batang. Dialek setempat menyebut Batang sebagai Mbatang.

Diterbitkan di: 04 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    amanat dari cerita kramat batang Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    knapa tidak memakai bahasa jawa ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kota batang itu brasal dari ngembat dan watang dan jadilah kota mbatang/batang 29 Maret 2013
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 4. dursosono

    batang

    kayaknya sih batangya batang manusia saat perang melawan kolonial belanda menurut mbah simbah doel gemblung

    0 Nilai 05 September 2011
  2. 3. JOJO

    koment

    itu tanah kelahiranku,tapi menurut orang tua dulu setiap wilayah memang ada sejarahnya,tapi dulu saya lagi sekolah ko ga ada tuh sejarahnya./

    0 Nilai 14 Juni 2011
  3. 2. superhand

    terima kasih kembali

    Iya Ie-Ien, terdorong penasaran sama nama kota Batang secara letaknya deketan sm kampung halaman saya di kota Mbatik.

    0 Nilai 01 Desember 2010
  4. 1. ie-ien

    timakasih

    saya suka dg tulisan anda,,trimakasih telah mengenalkan sekaligus menceritakan kota saya di web ini, saya tunggu klanjutannya tentang "mbatang" : )

    1 Nilai 30 Nopember 2010
X

.