Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Sejarah>Jakarta Tempo Dulu (Batavia) Tentang Kisah Si Pitung

Jakarta Tempo Dulu (Batavia) Tentang Kisah Si Pitung

oleh: superhand     Pengarang : Tanu Trh
ª
 

Si Pitung, kompeni mengenalnya sebagai penjahat, namun rakyat Betawi mengenalnya sebagai pembela rakyat kecil terhadap golongan orang kaya. Si Pitung jagoan pantang gentar meskipun harus menghadapi kompeni. Dalam film, Si Pitung selalu diperankan oleh seorang tokoh berbadan atletis, berwajah bersih dan secara keseluruhan adalah sosok yang tampan dan gagah.

Penulis menceritakan kisah Si Pitung dari cerita Ibunya yang pernah melihat Si Pitung secara langsung. Diceritakan bahwa Si Pitung kerap berkunjung ke rumah kakek sang penulis, berarti ayah dari Ibu sang penulis. Wajah Si Pitung ternyata jauh dari yang digambarkan dalam film, perawakannya kecil, wajahnya agak kehitam-hitaman dan bercambang tipis dengan ujung sampai melingkar ke depan.

Menurut cerita Ibu, Si Pitung mempunyai kemampuan menghilang. Kisahnya begini, suatu hari Si Pitung sedang main ke rumah Kakek (kakek penulis bernama Tempang). Saat itu Ibu dan Nenek sedang bermain congklak di bagian dalam rumah sementara Si Pitung dan Kakek Tempang asyik berbincang di bagian luar rumah. Sekonyong-konyong Si Pitung masuk ke dalam rumah dan berbisik kepada Ibu dan Nenek agar tidak memberitahukan kepada Tuan Hinne, polisi Belanda bahwa Si Pitung sedang bertandang ke rumah mereka. Sementara Ibu dan Nenek menjadi panik, Si Pitung dengan tenang berjalan ke arah belakang rumah.

Terdengar dari ruang depan, Tuan Hinne mengancam akan menangkap Kakek Tempang jikalau Kakek sengaja berbohong untuk menyembunyikan Si Pitung. Nada suara Kakek masih dengan tenang meyakinkan Tuan Hinne bahwa ia tidak melihat Si Pitung. Sampai akhirnya, Kakek Tempang mempersilakan Tuan Hinne diiringi beberapa orang bawahannya untuk memeriksa seluruh sudut rumah sampai ke kolong-kolong tempat tidur.

Kelegaan menyelimuti Ibu dan Nenek ketika Kakek menggiring Tuan Hinne berjalan ke luar depan, tanpa Si Pitung bersamanya. Sebelum meninggalkan rumah Kakek, Tuan Hinne masih sempat mengancam Kakek. Tak lama kemudian, Si Pitung muncul dari arah dapur dan bertanya kepada Ibu, dan nenek yang berada di ruang dalam untuk memastikan bahwa Tuan Hinne sudah pergi . Semua heran, bagaimana mungkin Si Pitung tidak diketemukan dengan penggeledahan secermat itu. Untuk bersembunyi di sebelah luar pagar halaman belakang rasanya juga tidak mungkin. Halaman belakang rumah Kakek berbatasan dengan Kali Koneng yang banyak buaya. Di jalur antara pagar halaman dan kali selalu ada satu atau dua ekor buaya yang beristirahat di keteduhan bayangan pohon.

Diceritakan oleh Ibu bahwa setelah kejadian itu, Si Pitung masih sempat berkunjung ke rumah Kakek beberapa kali. Sampai akhirnya suatu hari terdengar kabar dari orang-orang bahwa Si Pitung baru saja gugur oleh peluru van Hinne di suatu tempat di daerah Koneng. Sependengaran Ibu, Si Pitung kebal senjata, yang dapat menewaskannya adalah peluru emas.

Diterbitkan di: 23 September, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Siapa Pengarang Cerita si pitung? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    obyek wisata taman pitung dan masjid marunda ada diwilayahjakarta ?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah benar sipitung sempat bangkit kembali ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    gak tau deh 08 Agustus 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ingin lihat wajah pitung sesungguhnya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    siapa penulis dan penerbit cerita di atas Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Dimana rumah Si Pitung, siapa nama aslinya dan pada usia berapa beliau wafat, apakah sempat mempunyai istri dan anak sebelum wafat? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa bener si pitung punya ilmu? baru denger sedikit nih tentang si Pitung dari kakek! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Pingi lihat muka asli Pitung :) Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dimna letak makamnya si pitung ..?? ( 3 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    makamnya 2 16 Januari 2012
  1. Jawaban  :    makam bang pitung terletak di rawa belong, tepatnya di paal 7 atawa kemandoran 07 Januari 2012
  1. Jawaban  :    klo,tak salah ada di marunda cilincing jakarta utara. 10 Agustus 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.