hal nyata
Seorang pematung dari kota, datang kesebuah desa yang letaknya di kaki gunung tepi sungai....
pematung
itu, jauh2 datang hanya untuk mencari bongkahan batu besar untuk ia bawa pulang. dan tak selang beberapa lama iapun mendapatkan bongkahan batu yang lumayan besar dan iapun kembali kekota dengan besusuh payah namun bahagia.
sesampainya dirumah, ia meletakannya ke dalam gudang tempat ia bekerja.. ia meletakannya begitu saja dan kembali esok pagi dan berencana membersihkannya dari kotoran. ia ambil peralatannya dan mulai membentuk batu tersebut menyerupai bentuk manusia berkelamin wanita.. dan beberapa hari kemudian ia pamerkan ke galeri seninya di tengah kota.
jika, andai, bila saja....
si batu bisa bicara mungkin ia akan berkata-kata....
eh buat apa manusia itu mencari-cari sesutatu di daerah kekuasaanku?
hei apa yang dia buat? ia mengambil aku dari tempat aku hidup selama beribu-ribu tahun lamanya serta memindahkan aku ketempat yang tak pernah ku impikan sebelumnya? apa maunya? apa ? aku tak pernah kenal tempat ini dan aku merasa asing disini..
lalu aneh aku ditaruh dalam tempat sempit dan ditinggalnya aku sendiri dalam gelap...
lalu esok harinya, manusia itu datang kepadaku dan tersenyum-senyum melihatku dengan penuh tujuan.
aku benar-benar tak mengerti...
astaga di baeanya seember air dari belakang tampat ia tinggal dan menyiramkanya ke tubuhku yang besar dan kekar... astaga tak kuprecaya betapaun ia membersihkan aku dari kotorandan lumut yang selama ini menggeroggotiku ia memanjakan aku..!! tubuhku di elus dan dibelai, apa maksudnya?
lalu kemana ia pergi ? ow dia kembali lagi dengan lotak khusus apa y ?
hei ada apa? kau tancapkan benda tajam ketubuhku dan kau hantamkan martil itu ke ke kepalaku dengan begitu kerasnya sampai aku tak sadarkan diri.....
huh biadab manusia itu!!!
tunggu kenapa aku ada yang lain, aku merasa lebih ringan dan ramping...
aku merasa bentuk ku berubah dan aku nyaman ? apa yang telah diperbuatnya?
ow tidak dia kembali membawaku ketempat lain, tunngu banyak manusia disini dan aku jadi pusat perhatian disini semua manusia mengamatiku dengan penuh kagum dan teliti...
aku seperti batu mulia, lalu si pematung itu berkata-kata.. seolah dia bebrbicara dengan sesamanya..
Batu2 engkau kini indah, tapi tak sanggup jika jadikan engkau kaumku.. sekalipun ku rubah engkau tetaplah kamu batu.. yang bisa kulakukan cumalah dengan membuatmu tampak indah dimata orang dan dihargai orang...
ada alur dalam hidup, akan datang seseorang dari tempat yang asing ( tempa, hati dll yang tak kau kira ) membawamu kedunia yang tak pernah kau kenal dan asing bagimu... dimana kamu akan penuh tanya dan berusaha memberontak karena kamu takkan mau beranjak dari tempatmu...
lalu tanya akan bertambah lagi setelah apa yang dia perbuat kepadamu.. begitu memanjakanmu dan membuatmu seperti ia benar2 peduli dan memang ia peduli dan itu adalah masa2 indah...
lalu akan ada alur yang penuh amarah ketika kamu menyalahkan dia atas segala yang dia perbuat kpdmu sehingga kamu begitu terluka dan menderita... padahal tidak dan bukan maksudnya seperti itu..?
lalu begitu dendamnya dan tanya yang belum terjawab, kamu menutup matamu dan bangun dengan sumpah serapah....!!!
tapi tak lama kamu akan menyadari kamu berubah... kamu lebih indah... kamu lebih elok... dan kamu berharga... karena siapa ?
pertanyaan itu akan terjawab sendiri..
oleh pematung..., oleh orang yang menyakitimu ( kau anggap membuatmu menderita ).
di membuatmu lebih punya arti dimata orang lain, di banding ketika saat kamu menjadi batu di sungai yang tak berguna..
dengan rendah hati, pematung akan berkata2.. bukan, bukan aku yang membuat dirimu mjd indah tapi kamu sendiri.. aku tak bisa membuatmu indah... aku bukan malaikat Tuhan... tak bisa membuatmu lebih dari ini... tapi ini cukup membuatmu di kenang orang karena namaku kini akan ada di hatimu. tapi kamu tetaplah batu.. bisa saja kau tetap membenciku atau sebaliknya..