Fenomena Bunuh Diri dan 9 Pencegahanya
Menyikapi berita-berita di televisi atau media cetak akhir-akhir ini banyak terjadi peristiwa memprihatinkan yaitu berupa Bunuh Diri!. Kejadian di Jepang bahwa sebuah keluarga melakukan bunuh diri bersama dengan membocorkan gas yang membuat satu blog areal tersebut di evakuasi dan menewaskan beberapa orang dalam keluarga tersebut hal itu dipicu oleh karena kebutuhan ekonomi. Alasan klasik namun masih terjadi di Negara maju seperti di Jepang.
Kemudian di Jawa Tengah seorang polisi menembak kepalanya sendiri lantaran terlalu banyaknya tugas yang dibebankan dan banyaknya tekanan hidup, kemudian ada juga yang menabrakan diri pada kereta api, ada juga yang menenggak minuman beracun atau jenis anti nyamuk cair, ada juga yang gantung diri dan lain-lain yang sangat membuat prihatin semua orang yang mengikuti beritanya.
Ada beberapa hal yang mungkin bias dijadikan harapan untuk bias mencegah terjadinya hal-hal seperti tersebut diatas. Antara lain seperti dibawah ini:
- Bahwa bila alasanya karena kesulitan ekonomi hendaknya di cari titik permasalahanya dulu, mungkin kurang hemat atau kurang penghasilan yang akhirnya tidak tercukupi kebutuhan sehari-hari. Hal ini bisa diatasi dengan banyak cara, mungkin dengan banyak berdiskusi dengan teman-teman atau tetangga yang lebih tercukupi, Tanya apa saja yang di jalankan usahaya oleh tetangga atau teman mungkin akan memberi masukan yang berarti untuk ikut buka usaha.
- Bisa juga pergi ke toko buku, Banyak buku-buku praktis yang membahas tentang buka usaha dalam berbagai jenis dan macam usaha. Baik usaha yang tanpa modal ataupun usaha dengan modal seadanya. Pasti bias memberikan inspirasi baru untuk terus berusaha dan menjauhkan pemikiran dari keputusasaan.
- Berkunjung atau berkenalan dengan para motivator terkenal, orang-orang seperti mereka bias memberi masukan yang berarti dan biasanya sangat menggugah pemikiran, motivasi,semangat hidup. Di jamin 100 % bila membaca tulisan motivasi-motivasi dari mereka , atau bahkan bias bertemu muka atau bias juga lewat telepon akan sangat membantu, Saya yakin motivasi yang mungkin tadinya diambang titik 0 akan naik menjadi 100 % lagi sehingga kemauan keras untuk tetap berusaha menjadi kuat kembali.
- Bacalah buku-buku kiat sukses orang-orang sukses, Banyak manfaat dan ilmu yang bisa dipelajari dari mereka untuk bisa dijadikan acuan untuk memotivasi diri sendiri dan mencoba membuat jalan hidup sendiri yang positif (constructive), membuat jalan yang belum dibuat orang lain yang kadang bisa lebih mudah disbanding mengikuti jalan orang lain. Karena membuat jalan sendiri kadang sudah ada di dalam pemikiran pribadi seseorang sejak lama sehingga semuanya tampak jelas untuk dikerjakan.
- Bila semua pemikiran tampak gelap cobalah keluar rumah, jalankan hobi-hobi lama, walaupun sekedar memancing, jalan-jalan di hutan yang hijau dan rindang ataupun berenang di pantai atau bermeditasi sesuai selera masing-masing orang. Saya yakin setiap orang mempunyai kiat dan cara masing-masing mengatasi kejenuhan dalam hidup dan keseharian yang mungkin membuat orang lelah dan bosan. Sehingga pemikiran-pemikiran baru, motivasi-motivasi hidup baru akan dengan sendirinya lahir di pelupuk mata, hadir tiba-tiba menjadi hikmah untuk memotivasi diri sendiri untuk bisa bangkit, sukses seperti orang lain.
- Dengan membaca atau menonton film-film barat baik ditelevisi maupun di layer lebar akan membangun inspirasi baru, memunculkan ide-ide baru sehingga dunia tampak lebih luas dan tidak sesempit sebelumnya.
- Bermeditasi barang 30 menit setiap hari, diruangan kusus atau dialam terbuka yang tidak banyak gangguan bisa mengatasi kepenatan pikiran dari berbagai problema yang ada. Bermeditasi biasanya dilakukan para biksu yang mengajarkan kedamaian di hati. Keselarasan dalam dihidup dan kedamaian, para ahli yoga membuktikanya dan mengajarkanya kepada murid-muridnya. Mengapa tidak kita coba!
- Silaturahmi dengan orang-orang yang lebih tua dan matang pemikiranya atau bisa dijadikan contoh dan suri tauladan , mungkin bisa mendatangkan inspirasi,pengetahuan hidup yang berarti tanpa harus menjalani proses pembelajaran yang mungkin berasal dari kesalahan yang dilakukan oleh para pendahulu atau yang telah tua sekarang.
- Berserah diri pada Tuhan Yang Maha Esa menjadi suatu keharusan. Kadang segala sesuatu yang kita lakukan semaksimal mungkin belum cukup bila tidak disertai do’a, Usaha harus disertai Doa. Ada campur tangan Yang Kuasa pada kita semua. Semoga berhasil!.
*Agust Nasihin,Penulis aktif di blog ,meresensi buku, membuat ringkasan tulisan dan artikel-artikel lainya, Anda bisa bergabung di http://id.shvoong.com/aff-5398E/ & http://www.sitesell.com/netsell13.html atau berkunjung di http://id.shvoong.com/tags/agust-nasihin/ di http://goeswriting.wordpress.com/, atau di http://indogogle.blogspot.com/
Abstrak lain tentang Fenomena Bunuh Diri dan 9 Pencegahanya