Tersebutlah
bahwa suatu ketika Rasulullah Saw melihat jenazah. Sebelum bergegas
melakukan shalat jenazah, Rasulullah Saw bertanya
kepada para sahabat:
“Apakah
dia punya tanggungan
hutang?”.
“Ya, sebanyak empat dirham,” jawab Shahabat.
“Kalian saja yang menshalati. Saya tidak
akan menshalati seseorang yang mati membawa hutang empat dirham,” perintah Rasulullah Saw kepada para sahabat.
Tak selang beberapa lama, Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah Saw.
“Muhammad,
Allah SWT menyampaikan salam kepadamu
dan berfirman, ’Aku telah
mengutus Jibril dengan wujud manusia dan membayarkan hutangnya’.
Jadi, shalatilah jenazah itu, orang ini telah diampuni. Dan, barangsiapa yang menshalatinya maka dia akan diampuni”.
Nabi akhirnya bertanya kepada Malaikat Jibril: ”Dari mana dia mendapatkan kekeramatan ini?”.
”Karena
keistikamahannya membaca surat al-Ikhlash seratus
Kali setiap hari.
Surat itu menjelaskan sifat-sifat Allah dan pujian kepada-Nya.
Barangsiapa membacanya satu kali saja selama hidupnya, maka dia tidak
mati kecuali telah melihat tempatnya di surga. Apa lagi jika dibaca
berkali-kali setiap shalat lima waktu, dia dan kerabatnya yang ahli
neraka akan mendapatkan syafaat di Hari Kiamat”.
Ringkasan lain tentang hutang dibayar malaikat jibril