Kematian Jacko tdk menghentikan kontroversi yg seolah terpatri pd jalan hidupnya. Hidup Jacko sendiri mungkin merupakan salah
satu contoh sempurna utk menggambarkan eksistensi manusia yg rapuh, dlm pergulatan utk memberi makna pd sekecap kehidupan yg dijalaninya. Dengan didikan yg sangat keras dr orang tuanya agar dapat menciptakan seorang
entertainer sejati pada masa kecilnya dulu. Seringkali Jacko menangis krn kesepian yg menusuk, namun Jacko juga mengakui bahwa kerasnya didikan ayahnya memiliki peranan kesuksesan yg diraihnya di kemudian hari.
Trauma yg dialami di masa kecil karena perlakuan keras ayahnya juga kehilangan masa kecilnya,membuat Jacko ingin menciptakan kembalinya masa kecil tsb dengan antara lain; membangun
neverland, sebagai wujud dari kerinduan pada masa kecil yg tak pernah dinikmatinya. Sayangnya, publik pun tidak mengerti dengan kerinduan yg dialaminya, publik lebih senang memandang ''
topeng'' Jacko, yaitu sebagai Sang Mega Bintang.