[i]30 days at Night[/i]- Sadis demi mempertahankan hidup
Summary rating: 4 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
67
kata:
300
Diterbitkan di: Januari 05, 2008
Pembukaan cerita
ini memang cukup membuat orang penasaran sebenarnya apa yang akan terjadi
dengan sebuah kota terpencil di utara benua AS. Memasuki akhir tahun penduduk
kota bersiap-siap untuk pergi berlibur hari natal dan tahun baru di Amerika. Aparat
kota yang hanya terdiri dari 3 orang personil saja yang bertugas, menemukan
pembunuhan yang hanya menyisakan bercak darah di lokasi.
Pada hari terakhir
matahari terbit di kota itu, seluruh anjing yang berada di kota di bunuh secara
kejam. Seluruh saluran telekomunikasi di kota terputus dan setelah itu listrik.
Sheriff di kota tersebut menangkap seorang pengemis yang mengucapkan hal-hal
yang aneh dan menakutkan selama dalam kurungan. Para manusia penghisap darah
memanfaatkan matahari yang terbenam untuk waktu yang lama membantai seluruh penduduk
kota yang masih tersisa. Jalan cerita yang menegangkan adalah pada saat mahluk vampire
dengan wajah yang menyerupai kelelawar memburu mangsanya dan ketika bagaimana
hanya sekelompok masyarakat kota tersisa mempertahankan hidupnya sendiri.
Di sini adegan unsure
kesadisannya benar-benar di tampilkan secara kentara. Cukup memilukan dan bisa
membuat kaget ketika saya menontonnya di bioskop.
Kelebihan : menegangkan
dan mengagetkan hampir di setiap adegannya
Kekurangan : tidak
ada