Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Studi Film Dan Teater>Andjar Asmara : Penulis Naskah Cerita Film Bollywood

Andjar Asmara : Penulis Naskah Cerita Film Bollywood

oleh: Stargoldman    
ª
 
Andjar (Anjar) Asmara, lahir 26 Februari 1902 dan wafat 20 Oktober 1961. Anjar Asmara merupakan seorang wartawan, tokoh sandiwara dan film, serta pengarang.


Nama asli Andjar Asmara adalah Abisin Abbas. Anjar Asmara dilahirkan di Alahan Panjang. Datuknya adalah seorang pengusaha sandiwara keliling di Minangkabau. Ia mula-mula belajar pada sekolah dasar berbahasa Melayu, kemudian sekolah dasar berbahasa Belanda E.L.S., melanjutkan ke O.S.V.I.A., akhirnya sekolah menengah M.U.L.O. di Jakarta. Setelah tamat bekerja di perkebunan Cipetu, Sukabumi. Dalam pada itu tertarik jadi wartawan. Berhenti bekerja dan mencoba jadi wartawan di Jakarta, tapi tak diterima sebagai pekerja tetap pada salah satu surat kabar di Jakarta, maka kembali ke Padang. Di sana jadi wartawan pada Sinar Sumatra. Setelah beberapa tahun kembali ke Jakarta, bekerja sebagai redaksi Bintang Timur dan sekretaris redaksi Bintang Hindia pimpinan Parada Harahap. Jabatan itu ditinggalkannya, karena tertarik masuk rombongan sandiwara "The Malay Opera Dardanella" pimpinan Piedro. Tahun 1930 turut bersama rombongan sandiwara tersebut dan dikirim dahulu sebagai pelopor dan untuk penyebaran reklame (Perlawatan tersebut mulai dari Medan). Turut bersamanya tokoh panggung yang terkenal Tan Ceng Bok. Perlawatan rombongan Dardanella itu sangat berhasil. Dalam perlawatan ke luar negeri bersama rombongan sandiwara tersebut, yang telah diubah namanya dengan "The Royal Balinese Dancer", terpaksa pulang dari India, karena terjadi perpecahan. Pada Jaman Jepang mendirikan perkumpulan sandiwara, bernama "Tjahaja Timur".


Sebagai pengarang naskah sandiwara Anjar Asmara telah membuat cerita Dr. Samsi. Sebuah cerita sandiwara yang sangat populer pada masanya dan telah banyak kali dipentaskan. Oleh perusahaan film "Radha Film Coy" di Calcuta dijadikan cerita film. Sebagai penulis cerita film ia telah membuat Gadis Desa yang diedarkan oleh "South Pacific Film Corporation" Jakarta dan kemudian diterbitkan oleh Gapura Jakarta, yang dikisahkan kembali oleh Naz’udin.

Karya lain ialah sebuah buku roman Nusa Penida diterbitkan Balai Pustaka tahun 1949. Dalam majalah Djawa Baru 1943 terdapat pula cerita bersambungnya "Setinggi tinggi terbang Bangau".

Dalam tahun 1958 ia memimpin majalah Varia. Dalam majalah tersebut terdapat tulisannya berjudul "Memoires dari Anjar Asmara" yang dimuat berturut-turut. (Mulai no. 20, 3 September 1958). Tulisan tersebut sangat penting untuk mengetahui seluk beluk dan kehidupan rombongan sandiwara sebelum Perang Dunia II. Sangat disayangkan memoire tersebut belum selesai ia telah meninggal dunia. Anjar Asmara meninggal tatkala cuti istirahat. Rupanya waktu beristirahat itu masih dipergunakannya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Ia meninggal di Rumah Sakit Ranca Badak di Bandung. Jenazah dikebumikan di Jakarta.

Sumber : Ensiklopedi Umum. 1977

Diterbitkan di: 23 April, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.