Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Panduan Pementasan Drama

oleh: romojs     Pengarang : JS Kamdhi
ª
 
800x600 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

Tujuan utama mempelajari drama dan pementasan drama adalah pemahaman akan watak dan kepribadian tokoh yang akan kita perankan. Sebab, drama bukan sekadar pemaparan dan diskusi tentang konflik kehidupan tetapi ‘sebuah penciptaan kembali’. Aristoteles mengartikan ‘peniruan gerak’ dengan memanfaatkan unsur-unsur aktivitas kongkret: bahasa, gerak, posisi, ekspresi wajah, kostum, musik, tari, tatalampu, ataupun tatarias.

Maka, berpijak pada pengertian pendidikan (mendidik-mengajar-melatih), hakikat pendidikan (membawa budaya ke dalam manusia muda dan membawa manusia muda ke dalam budaya), arah pendidikan (proses pemribadian dan pembudayaan), maka pendampingan pementasan drama adalah hadirnya pribadi-pribadi yang berpola pikir kreatif dan inovatif dengan sembilan kategori berikut ini:

1. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu siap menerima hal-hal baru dan terbuka untuk pembaharuan. Sikap ini berkait dengan pola tingkah laku yaitu keterbukaan hati dan pikiran sehingga mempunyai perspektif baru terhadap segala realitas yang dihadapi.

2. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu berprinsip dan bersikap sehingga tidak mudah diombang-ambingkan, tetapi mampu mempertimbangkan segala hal yang dihadapi. Berani berbeda pendapat demi kebenaran objektif setiap realitas yang dihadapi.

3. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu menyadari dwimatra dan trimatra hidup. Menyadari dwimatra hidup berarti siap untuk gagal-sukses, siap untuk bahagia-sengsara, siap untuk besuka-berduka, siap untuk dicintai-dibenci, siap untuk dikagumi-diremehkan, siap untuk dihargai-diremehkan. Menyadari trimatra hidup berarti menyadari hidup dalam bentangan masa lalu-masa kini-masa depan. Mereka menyadari masa lalu mengendap dan mengkristal pada penghayatan hidup masa kini, sedang masa kini merupakan ancang-ancang masa depan.

4. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu berpegang teguh pada perencanaan, program kerja, dan target pencapaian. Segala sesuatu dipertimbangkan, diperhitungkan, dipilih, diputuskan, dan dilaksanakan.

5. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu menyadari keterbatasannya. Itu sebabnya sikap profesional selalu dtumbuhkembangkan dalam proses pemribadian dan pembudayaan.

6. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu menyeimbangkan ketajaman analisis-intuisi-religi sehingga klasifikasi-klasifikasi kosmis dan nasib tergantikan dengan pertimbangan nalar, kebenaran, dan kepantasan.

7. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu menempatkan manusia lain pada harkat dan martabatnya sebagai pribadi yang unik, utuh, otonom, satu, dan tertentu. Hal ini didasarkan kesadaran bahwa hanya melalui dan dengan orang lain ‘manusia dibentuk dan dijadikan’. Manusia hanya menjadi manusia bersama dan dengan orang lain.

8. Pribadi yang kreatif dan inovatif selalu menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai pijakan pikiran, sarana, dan wujud pembaharuan kebudayaan.

9. Pribadi yang kreatif dan inovatif berorientasi pada prestasi dan sikap objektif.

Diterbitkan di: 02 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana membuat drama agar bisa dinilai dengan baik Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana cara membuat sebuah drama mading (majalah dinding) di buku? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    1. Bakdi Soemanto (guru besar UGM) pernah tulis naskah drama mading...search aja di google 2. Proses penulisan selayaknya menulis naskah pentas: dengan memperhitungkan durasi (waktu), audiens (penonton), dramatic plot (peristiwa dramatis yang menonjol) 07 Januari 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    drama bidan sebagai peneliti ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Sebenarnya naskah ini sudah dikontrak cetak oleh sebuah penerbit di Jakarta, tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut. Isi buku lebih pada proses pementasan: bagaimana menjadi sutradara, pemain, perpaduan kostum-gerak-musik...sehingga siapa pun yang membacanya mampu mengadakan sebuah pementasan. 31 Desember 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 2. romojs

    Panduan Pementasan Drama

    Menarik untuk diapresiasi. Selama ini "drama" identik dengan pementasan. Padahal, dengan belajar drama, kita mendalami kepribadian dan integritas kita. Thanks..

    2 Nilai 07 Nopember 2011
  2. 1. Forum Santa Maria

    Panduan Pementasan Drama

    Dunia ini panggung sandiwara: sebuah lagu yang melegenda. Setiap orang punya peran. Sayang, proses pendidikan-pencerdasan melupakan dimensi ini. Dengan bermain peran peserta didik dari TK-SMA difabionkan untuk mengenali diri dan orang lain

    2 Nilai 07 Nopember 2011
X

.