• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Catholic Primer

oleh : pryt     


 
Bersandar Kepada Tuhan

Buku ini bukanlah
karya St.Albert Agung sendirian, tetapi ia merupakan karya dari beberapa orang. Namun didalam berbagai perpustakaan dan katalog, buku ini sudah dimasukkan sebagai karyanya.
Sudah cukup jelas dari kata pembukaan, bahwa secara esensiil buku ini merupakan perenungan pribadi dari sebuah tindakan kontemplasi, yang dikumpulkan dari berbagai sumber yang berbeda, termasuk juga buah pemikirannya sendiri.
Tulisan yang berbobot kontemplativ dan mistik terdapat pada separuh bagian awal dari karya ini, sementara itu bagian berikutnya berbicara secara umum tentang keutamaan-keutamaan kristiani.
Buku ini terdiri dari 16 bab. Masing-masing memiliki sub judul yang kesemuanya mengajak kita untuk terus berjalan di jalan menuju kesempurnaan didalam Tuhan. Memang peranan St.Albert Agung cukup besar dalam buku ini. Disini dia mengajak kita semua untuk semakin pasrah kepada kehendak Tuhan, apapun bentuknya. Apakah itu dalam hal yang menyenangkan atau menyedihkan. Berbagai kesulitan yang dialami oleh manusia saat ini adalah karena kita tidak mau hidup selaras dengan kehendak Tuhan. Ingatlah bahwa kehendak Tuhan itu selalu baik, demi kebahagiaan kita, demi kelangsungan hidup kita dan alam semesta, demi keharmonisan manusia dengan alam, dan demi kebahagiaan kita di Surga nanti.
Ditengah masyarakat modern saat ini banyak sekali kita dapatkan orang-orang yang mengalami kebingungan dalam menentukan jalan dan tujuan hidupnya. Pengaruh lingkungan disekitar kita seolah membelenggu kita dan menyeret kita menuju arah yang tidak benar. Mampukah kita berkata ‘tidak’ terhadap daya tarik sekitar kita yang kini terasa semakin kuat saja ?. Haruskah kita membiarkan diri kita hanyut oleh arus modernisme saat ini ? Lalu bagaimana caranya agar kita tidak terseret arus itu ?
Buku ini menyuguhkan salah satu sarana guna menghadapi derasnya pengaruh zaman ini. Kita tidak usah merasa takut dikatakan kuno, atau berpikiran ‘jadul’. Kalau yang lama itu baik, mengapa tidak kita gunakan ? Seperti kita lihat, buku ini terbit pada abad 18, tetapi isinya menjawab pertanyaan dan kesulitan yang ada di abad kita saat ini. Karena itu marilah kita simak buku ini, kita serap dan kita renungkan isinya secara perlahan, tidak usah tergesa-gesa. Cukup satu bab sehari. Nanti kita akan menemukan cahaya didalamnya, yang akan menerangi jalan hidup kita. Semoga Tuhan memberkati.
Diterbitkan di: Oktober 27, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.