Kerajaan Bebas Krisis Pdt. Timotius Arifin Tedjasukmana
Tema kita adalah “Kerajaan Bebas Krisis”,
karena tidak ada inflasi/resesi di sorga. Perintah Tuhan kepada nabi Hagai karena pada saat itu bangsa Israel mempunyai prioritas yang salah, dan krisis itu membuat perubahan prioritas. Tanda orang yang prioritasnya salah adalah tidak pernah puas dengan keadaannya. Pertama-tama kita harus tahu siapa sumber dari kegoncangan itu sendiri, dan apa yang sedang dikerjakan oleh Tuhan.
#1 Tuhan akan menggoncangkan langit dan bumi. Ketika bumi bergoncang dan orang lain menjadi takut dan panik, kita sebagai anak-anak Tuhan justru harus bersukacita sebab kedatangan Tuhan sudah sangat dekat.
Ibrani 12:26-29, Ungkapan “Satu kali lagi” menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepadaNya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.
#2 Tuhan akan menggoncangkan segala bangsa/all nations.
Hagai 2:22-23, Katakanlah kepada Zerubabel, bupati Yehuda, begini: Aku akan menggoncangkan langit dan bumi dan akan menunggangbalikkan takhta raja-raja, Aku akan memusnahkan kekuasaan kerajaan bangsa-bangsa dan akan menjungkirbalikkan kereta dan pengendaranya, kuda dan pengendaranya akan mati rebah, masing-masing oleh pedang temannya.
#3 Tuhan akan memenuhi rumah ini dengan kemuliaan.
#4 Tuhan akan memberikan damai sejahtera/shallom bagi setiap kita.
Jika orang mempunyai prioritas yang salah, dia akan makan tetapi tidak sampai kenyang, minum tidak sampai puas, bahkan mengumpulkan uang dalam pundi-pudi yang berlobang. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hagai 1 : 4, Apakah sudah tiba waktunya bagi kamu untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedang Rumah ini tetap menjadi reruntuhan? Biarlah prioritas kita bukan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi menomersatukan kepentingan Tuhan terlebih dahulu.
Ada empat hal yang tidak dapat tergoncangkan :
1. God/Allah, Bapa kita.
Maleakhi 3:6a Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah…/ For I am the LORD, I change not
2. Jesus Christ/Tuhan Yesus Kristus.
Ibrani 13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
3. The Word of God/Firman Tuhan.
Matius 24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
Pada waktu bulan diinjak oleh manusia yaitu Neil Amstrong, penyembah-penyembah bulan bunuh diri karena mereka menganggap bahwa bulan telah diperawani oleh Neil Amstrong. Kita harus mengucap syukur karena Firman Tuhan tidak akan berlalu. Kita harus membangun hidup kita di atas sesuatu yang tidak bisa tergoncangkan.
4. The Kingdom of God/Kerajaan Allah.
Ibrani 12:26-29
Di dalam kitab Ibrani dikatakan, segala sesuatu yang dapat digoncangkan akan digoncangkan, supaya nyata, supaya jelas, dan supaya ada perbedaan antara yang bisa goncang dan yang tidak bisa tergoncangkan. Kita saat ini sedang berada di dalam “Kerajaan Bebas Krisis”.
Pastikanlah, bahwa saat ini kita di dalam Kerajaan Allah, dan hidup kita berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan Tuhan itu sendiri. Kita tidak perlu menyesuaikan dengan zaman, tetapi zaman harus menyesuaikan dengan kita.
Firman Tuhan berkata, selain kita harus “perhatikan jalan-jalan kita” Tuhan juga berkata : “Bekerjalah” di tengah-tengah krisis.
Hagai 2:5b
…bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam.
Banyak dari anak-anak Tuhan berkata, “Tuhan, aku sudah hidup kudus, berkatilah aku..!”
Tetapi Tuhan selalu akan menjawab dengan satu kata, “Bekerjalah” / “Work”.
I Tesalonika 3:10, Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu : jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
Tuhan berkata kepada setiap kita, “bekerjalah’, karena ada jaminan yang Tuhan berikan kepada setiap kita.
Ada empat jaminan yang Tuhan berikan bagi kita :
1. I’m with you/Tuhan menyertai engkau.
2. Perjanjian yang telah Kubuat ketika engkau keluar dari Mesir.
Jaminan kita bukan “kontrak”, tetapi “covenant”. Ketika bangsa Israel berada di Mesir, mereka hanya mendapat perlindungan. Tetapi ketika keluar dari Mesir, mereka akan keluar dengan harta benda yang banyak. Itu adalah janji Tuhan kepada bangsa Israel dan kepada setiap kita yang percaya kepada-Nya. Oleh karena itu pada saat kita melakukan perjamuan kudus dan memakan roti, kita percaya akan mengalami kesembuhan dari ujung kepala sampai telapak kaki. Ketika meminum anggur, kita percaya segala berkat Tuhan telah disediakan di sorga buat setiap kita.
3. My Spirit remains among you/Roh-Ku akan selalu ada di tengah-tengahmu.
Roh Kudus itu maha hadir, di mana-mana DIA akan selalu hadir dan itu adalah janji-Nya.
4. The silver is mine and the gold is mine/Emas dan perak itu kepunyaan-Ku.
Hagai 2:9
Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.
Emas dan perak itu bukan miliknya orang-orang kaya, tetapi milikinya Bapa kita.
Kita bersyukur karena kita hidup dan berada di “Kerajaan Bebas Krisis”, dan kita juga hidup di dalam “Kerajaan yang tidak tergoncangkan”. Oleh karena itu kita harus tetap melakukan keempat hal ini :
- Consider your ways/perhatikan jalan-jalan kita.
- Be Strong/tetap kuat.
- Work/bekerja.
- Let us have grace/marilah kita mengucap syukur.
- Beribadah kepada Tuhan.
Biarlah di dalam kehidupan ini, kita selalu memberikan yang terbaik buat Tuhan, karena Tuhan akan selalu menyertai dan memberkati setiap kita, Amin.
email: yesuscintasaya@gmail.com