• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Kajian Kristen>Nothing Will Be Impossible For You/TAT.2009

.

Nothing Will Be Impossible For You/TAT.2009

oleh : wentjes     


Nothing Will Be Impossible For You
Pdt. Timotius Arifin Tedjasukmana
Jika kita mendengar perkataan “Tidak ada yang
mustahil bagi Tuhan”, hal itu merupakan hal yang biasa. Tetapi judul kotbah kali ini akan sedikit berbeda, “Tidak ada yang mustahil bagimu” / “Nothing will be impossible for you”.
Di Matius 17:14-20, menceritakan suatu kejadian dimana ada seorang anak muda yang dirasuk oleh roh jahat, murid-murid dari Tuhan Yesus tidak dapat mengusirnya. Memang tidak semua penyakit atau masalah itu berasal dari roh jahat. Tetapi dalam kasus ini, anak muda itu dirasuk oleh roh jahat sehingga dia menjadi sakit. Mungkin pada saat ini ada roh jahat yang mengacau keadaan dan keluarga kita. Marilah kita belajar dari kebenaran firman Tuhan. Yang membuat kita tidak dapat melakukan perbuatan-perbuatan besar dan tidak dapat menerima mujizat dan kuasa-Nya adalah, kita kurang percaya kepada Tuhan. Seringkali kita membesar-besarkan masalah. Tetapi jika kita memiliki iman dan percaya kepada Tuhan, maka semuanya itu akan dipindahkan dari setiap kita. “Nothing will be impossible for you”
Di dalam Matius 17:14-20 Tuhan menyuruh agar kita berbicara kepada gunung, di dalam Yehezkiel 37:1-14 Tuhan menyuruh Yehezkiel berbicara kepada tulang-tulang yang amat kering. Tuhan kita adalah Tuhan yang ajaib dan Tuhan yang “supernatural”. Cara untuk kita masuk ke alam yang “supernatural” ialah memiliki iman, sekalipun hanya sebesar “biji sesawi”.
Kalau kita percaya kepada Yesus bahwa DIA adalah Tuhan, kita memiliki iman. Tetapi jika kita belum percaya, tidak ada sesuatu yang akan terjadi di dalam kehidupan kita. Mujizat itu kita terima lewat suatu “pengakuan”, dan mujizat juga bisa terjadi ketika “diucapkan”. Ada “power” (kuasa) di dalam mulut kita. “We have double speaking power”, kita mempunyai kekuatan ganda di mulut kita. Pertama, kita mempunyai kuasa sebagai raja.
Pengkotbah 8:4a, Karena titah raja berkuasa…, “where the word of the king is, there is power”. Kalau seorang raja mengucapkan “titah”, maka sesuatu pasti terjadi. Kedua, kita mempunyai kuasa sebagai imam. Wahyu 1:6a “And hath made us kings and priests unto God and his Father…” (KJV). Kita yang percaya kepada Tuhan dijadikan “raja” dan “imam”.
Oleh sebab itu, kita harus sangat berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan. Yehezkiel 37:11, Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang. Ayat ini memberikan pelajaran kepada setiap kita, agar kita tidak mengatakan sesuatu yang negatif. Kita harus mengetahui pada saat kita mengucapkan perkataan yang negatif, ada “the law of atraction” atau “hukum ketertarikan”, sehingga apa saja yang negatif yang kita ucapkan, hal itulah yang akan terjadi pada setiap kita.
Ibrani 4:12a berkata, Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun…, (“two edged sword” pedang bersisi dua). Tetapi didalam bahasa Gerika dikatakan pedang bermulut dua, “double mouth sword”.
Pada waktu kita sedang menghadapi masalah, ingatlah bahwa mahluk hidup satu-satunya di lembah yang penuh dengan tulang-tulang kering itu adalah nabi Yehezkiel. Apa saja yang sedang kita hadapi, baik itu masalah keluarga, pekerjaan, kesehatan, tetaplah untuk memiliki iman kepada Tuhan. Iman itu tidak meniadakan fakta, iman itu melihat fakta, tetapi percaya kepada Tuhan bahwa DIA sanggup menyelesaikannya. Kita harus percaya bahwa kuasa Tuhan Yesus lebih besar dari masalah kita, dan nama Yesus itu lebih hebat dari segala sesuatu. Kita harus berkata seperti apa yang nabi Yehezkiel katakan, Yehezkiel 37:3 Lalu Ia berfirman kepadaku:“Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?” Aku menjawab:“Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!”
Kita harus mengingat ada 3 elemen mujizat yaitu: Iman, Firman/Rhema, dan Roh Kudus. “Tangan Tuhan” adalah nama lain dari “Roh Kudus” Biarlah dalam kehidupan kita sehari-hari, kita menyerahkan kepada Roh Kudus untuk menuntun dan membawa kita sesuai dengan kehendak-Nya.
Tuhan kita adalah Tuhan yang memberi kehidupan kepada orang mati. Pada waktu kita menghadapi dan melihat ada tulang-tulang kering di dalam kehidupan kita, seharusnya kita berkata, “all things are possible”, segala sesuatu itu mungkin bagi Tuhan.
Di dalam Yehezkiel 37:4a dikatakan, Lalu firman-Nya kepadaku: Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN…
Nabi Yehezkiel disuruh oleh Tuhan bernubuat kepada tulang-tulang kering itu. Tuhan itu mau memakai mulut kita, karena di mulut kita ada kuasa ganda, sebagai raja dan sebagai imam.
Ada firman yang sangat luar biasa untuk kita mengerti dalam Mazmur 147:15-18, Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari. Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu. Ia melemparkan air batu seperti pecahan-pecahan. Siapakah yang tahan berdiri menghadapi dingin-Nya? Ia menyampaikan firman-Nya, lalu mencairkan semuanya, Ia meniupkan angin-Nya, maka air mengalir.
Jangan pernah membesar-besarkan masalah kita, karena ada kuasa di dalam perkataan kita. Percayalah kepada Tuhan, dan serahkan semuanya ke dalam tangan-Nya. Jika kita bersama Tuhan, tidak ada sesuatu yang mustahil bagi DIA, dan tidak ada sesuatu yang mustahil juga bagi setiap kita !
Diterbitkan di: September 03, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.