• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Tuhan hakim yang Adil

oleh : wentjes    


Ringkasan

Khotbah: Ev. Ruth Wills
God The
Righteous Judge (Tuhan Hakim yang adil)



Tuhan kita adalah Hakim
yang Adil. Seringkali kita orang-orang percaya yang diselamatkan dan telah
mendapatkan kasih karunia menjadi anak-anakNya lupa bahwa selain adalah Bapa,
DIA juga adalah Hakim kita. Allah berjanji kepada Nuh, bahwa IA tidak akan menghakimi
dan menghukum bumi lagi dengan air bah; akan tetapi Kitab Ibrani berkata bahwa
Allah kita adalah Api yang menghanguskan dan memurnikan, dan akan tiba masaNya
nanti Ia akan memurnikan kita dengan api. Namun mereka yang berpaut dan
bersandar kepadaNya tidak akan tergoncangkan dan terhanguskan. Allah mengadili
kita bukan untuk menghukum atau berbuat jahat, melainkan untuk menempatkan kita
diposisi yang tepat.
Saat ini adalah jaman apostolic, semua
ditandai dengan kecermatan, keakuratan. Hal ini disebabkan karena, 1 Petrus
4:17 telah tiba saatnya penghakiman dimulai dari rumah Allah (yaitu kita
sebagai tubuh Kristus).


Seluruh
hidup kita adalah ujian, yang mempersiapkan dan mengangkat kita naik ke tempat
yang lebih tinggi.  Semakin tinggi
tingkatan yang akan kita capai, semakin sulit pula ujian yang harus kita
hadapi.


Satu hal yang perlu
diingat, Allah kita adalah Allah yang penuh dengan kasih karunia. Daniel,
Yusuf, Ruth, Esther adalah tokoh-tokoh dalam Alkitab yang bisa dikatakan lulus
dari ujian-ujian mereka dengan nilai Cum Laude; akan ada satu tokoh yang ada
dalam kesaksian Kristus, yaitu Daud. Perlu diketahui bahwa Daud lulus ujian
setelah beberapa kali mengalami kegagalan demi kegagalan. Akan tetapi ia tidak
menyerah dan terus mencoba sampai akhirnya dia lulus. Dan Daud sangatlah
berkenan dihati Tuhan. Mungkin saat ini kehidupan kita tidak berjalan mulus dan
kita sering kali gagal dalam ujian-ujian kita, janganlah takut dan teruslah
berusaha karena masih ada kesempatan untuk ujian ulang.


Hidup ini adalah ujian.
Hidup ini adalah kepercayaan. Semakin banyak kita diberi maka semakin banyak
pula tanggung jawab yang dituntut dari kita. Hak-hak istimewa yang kita
dapatkan tidak pernah terlepas dari tanggung jawab. Kita adalah putrid dan
pangeran kerajaan Allah, kedapa kita dipercayakan banyak hak-hak istimewa, oleh
sebab itu banyak pula yang dituntut dari kita. Setiap berkat yang kita terima
bukan miliki kita, melainkan dititipkan Tuhan kepada kita untuk dikelola. Dan
hidup ini adalah Tugas sementara, akan ada akhirnya, dan hidup ini bukan
akhirnya, melainkan persiapan.


Oleh sebab itu, Tuhan akan
menghakimi orang-orang yang dikasihiNya. Bukan untuk menghukum, malainkan untuk
mendidik sehingga kita bisa menjadi ahli waris kerajaan Allah yang benar. Sedangkan
penghukuman Tuhan adalah bagi mereka yang jahat.


 
Apa maksud penghakiman Allah:


 1. Perhatikan cara kita mendengar.


Apa yang dikehendaki Allah dalam kehidupan kita.
Apa yang dikatakan Allah kepada kita, melalui firmanNya, itulah yang menjadi
kunci yang dapat menolong kita dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan ini.


Mari perhatikan cara kita mendengar dan menghormati
firman Tuhan yang disampaikan kepada kita, melalui hamba-hambaNya.


2. Persembahkanlah syukur sebagai persembahan
kepada Allah dan bayar nazarmu.


Seringkali kita datang kepada Tuhan penuh dengan
keluhan dan sungut-sungut. Akan tetapi yang dirindukan Tuhan adalah mendengar
ucapan syukur kita kepada Tuhan.
Dan memang ini sudah menjadi
tanda-tanda akhir  jaman, yaitu dimana
orang-orang akan semakin mencintai dirinya dan tidak tahu berterima kasih.
Masalah akan selalu hadir dalam kehidupan kita, akan tetapi masih banyak
hal-hal lain yang dapat menjadi alasan bagi kita untuk mengucap syukur kepada
Tuhan. Apa yang anda bawa sebagai persembahan kepada Tuhan saat ini?


Selain itu ada satu hal
lagi yang berkenan kepada Tuhan, yaitu ketika kita membayar nazar kita kepada
Tuhan. Janji (nazar) berbicara tentang hubungan yang luar biasa, oleh sebab itu
kita harus menepati janji kita kepada Tuhan.


3. Berserulah kepada
Tuhan pada waktu kesesakan.


Allah ingin kita
berseru kepada Tuhan, maka IA akan datang meluputkan kita dari segala bahaya.
Tangan Tuhan sanggup menopang kita ketika kita terjatuh, sehingga kita tidak
akan pernah jatuh sampai tergeletak.


 Jika anda ingin menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, hubungi kami di yesuscintasaya@gmail.com
Diterbitkan di: Agustus 04, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.