• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Perubahan Status

oleh : wentjes    


PERUBAHAN STATUS
Khotbah dari: Eluzai Frengky Utana
Yesus itu adalah Tuhan. Jika Dia hadir dengan
keberadaanNya sebagai Bapa menjadikan kita sebagai anak. Ketika Ia datang sebagai Gembala, kita adalah dombanya. Jika Ia datang sebagai Tuan kita adalah hambanya. Dan ketika Ia datang sebagai guru maka kita adalah muridNya. Akan tetapi tidak cukup kita menerima Dia sebagai Bapa, Gembala, Tuan dan Guru. Untuk dapat mengalami perubahan status dalam kehidupan kita, kita perlu menerima Yesus sebagai Raja diatas segala raja.
Untuk menerima Dia sebagai Raja diatas segala raja, hanya bisa dilakukan jika kita melakukan semua perintahNya dengan taat dan setia. Perintah-perintah apa saja yang harus kita pelajari untuk bisa taat dan setia, dan dapat menerima Yesus sebagai Bapa, Gembala, Tuan, Guru dan Raja? Mari kita sama-sama belajar dari Musa, yang mengalami penolakan dari 2 Bangsa tapi Tuhan merubah status hidupnya. Perubahan status memampukan kita untuk tetap bertahan berada diatas dan tidak lagi mudah jatuh, melainkan semakin hari semakin serupa seperti Yesus.
1. Belajar untuk Bayar Harga & tetap Mengasihi.
Orang berkorban itu artinya memberi sampai sakit, ini yang disebut bayar harga. Kita hidup dalam kebenaran dan ketika disakiti kita tetap mengasihi, ini yang disebut bayar harga. Kita harus belajar bayar harga dan tetap mengasihi. Musa mempelajari akan hal ini, sekalipun sakit tapi Ia mau bayar harga dan tetap mengasihi.
Seringkali dalam kehidupan panggilan kita, setelah di promosikan Tuhan, diberkati, dan mulai dipercayakan segalanya, tetapi kita berhenti belajar bayar harga dan pada saat itulah kita kandas.
Ada kalanya pada saat-saat tertentu kita tidak dapat melihat akhir yang baik; akan tetapi disinilah kita perlu terus belajar untuk bayar harga dan tetap mengasihi. Kehidupan kekristenan penuh dengan proses untuk penyempurnaan. Tuhan sedang mencari orang-orang yang mau belajar dan merubah statusnya menjadi kepala dan berdampak bagi dunia.
2. Memiliki hati yang mau diajar dan dididik - Keluaran 3:2-5
Kita harus merubah paradigma kita mengenai kerajaan. Musa mengerti bukan dengan mengandalkan akal sehatnya, tetapi ia melihat dengan paradigma yang baru sebab Musa mau diajar dan dididik. Musa mau hatinya diajar Tuhan. Belajar dengan hati, bukan dengan pikiran atau perasaan. Orang-orang seperti inilah yang statusnya akan selalu diubahkan Tuhan. Orang yang tidak mau hatinya diajar dan dididik, tidak akan kuat menghadapi dan menjalani hidup dijaman sekarang bahkan dimasa depan nanti.
Begitu juga dengan Esther, dia adalah anak yang tertolak yang tidak memiliki orang tua tetapi kerena ia memiliki hati yang mau diajar dan dididik, statusnya diubahkan menjadi Ratu.
Terkadang Tuhan melakukan hal-hal yang tidak masuk dalam akal manusia, namun itulah Tuhan kita yang penuh dengan kebesaran dan keajaiban Nya. Bagian kita adalah bersedia dan mau untuk belajar dengan hati kita. Mungkin saat ini anda sedang mengalami masa-masa yang begitu berat, dan rasanya Tuhan tidak menjawab doa-doa anda. Tetapi ketahuilah bahwa Tuhan adalah Allah yang hidup janjiNya ya dan amin, dan rancanganNya bagi kita adalah yang terbaik. Dibalik badai kehidupan anda yang begitu menyakitkan, Ia menyediakan pelangi yang indah bagi setiap kita.
3a. Selalu menghargai orang lain - Keluaran 17:8
Anda ingin melihat kegerakan rohani, antara gembala dan pekerja harus saling menghargai. Tidak ada satu pun yang lebih besar dari yang lain. Tanpa menghargai orang lain, tidak akan ada kebangunan rohani. Ketika kita saling menghargai maka status kita semakin hari semakin sempurna.
3b. Jangan keluar dari habitat (tetap berperang melawan kuasa jahat).
Raja Daud, jatuh dalam perzinahan ketika ia berhenti untuk berperang. Good idea (ide yang baik) belum tentu God’s idea (ide dari Tuhan) akan tetapi God’s idea pasti Good idea.
Kita tidak bisa keluar dari habitat kita yaitu berperang. Dengan memerangi kuasa jahat setiap hari dalam kehidupan kita, maka status kita semakin hari semakin sempurna.
3c. Harus punya pengharapan yang konstan / stabil
Kenapa banyak dari kita yang menjadi bingung dalam kekristenan kita? Sebab pengharapan kita sudah kadaluarsa. Tapi jika pengharapan kita stabil/konstan, kita tidak akan bosan akan terus menyala-nyala bersama Tuhan. Apapun yang terjadi kita tidak akan keluar dari habitat kita untuk terus berperang.
4. Miliki keputusan untuk Dewasa - Keluaran 15:27
Dunia penuh dengan kekotoran, dan hanya orang dewasa yang bisa melayani mereka. Orang-orang inilah yang memiliki status yang diubahkan. Jangan menghina, menjelek-jelekan orang lain, jangan menghakimi, tetapi jadilah orang yang dewasa yang mau membersihkan kekotoran dunia ini. Air jadi anggur dalam injil Yohanes, air itu ditaruh di dalam tempat pembasuhan kaki. Disinilah kuncinya, yaitu kerendahan hati. Dengan kerendahan hati kita, kita menjadi dewasa dan dimampukan untuk membersihkan kekotoran dunia ini. Maka mujizat pasti akan terjadi dimana-mana dan Tuhan dipermuliakan!
5. Kristus di dalam kita
Kolose 1:25-27 – Christ in You!! Ketika Kristus hidup di dalam kita; oleh karena kebesaranNya, kita juga hidup didalam DIA. Oleh sebab itu ketika kita disakiti orang, itu sama saja dengan Kristus yang disakiti. Ketika kita disakiti, kita tidak tahan dan keluar untuk membalas dengan mengikuti cara dan kehendak kita sendiri, ini berarti kita sedang keluar dari dalam Kristus. Yesus pernah disakiti, dikhianati, dilukai, maka kita pun akan mengalaminya, namun Yesus berjanji akan selalu menyertai dan memberi kemampuan dan kekuatan untuk melewati segalanya.
Jika anda ingin mencapai status yang sempurna di dalam Kristus, kita harus belajar melakukan 5 hal ini. Status kita adalah Kepala dan bukan ekor!
Diterbitkan di: Juli 31, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.