• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Kajian Kristen>Jari Allah (The Finger of God)

.

Jari Allah (The Finger of God)

oleh : wentjes     



JARI ALLAH (

style="font-size: 14pt; color: black;">The Finger of God)
Kotbah dari Timotius Arifin Tedjasukmana


Lukas 11:20

Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah
(the finger of God
KJV), maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah
datang kepadamu.


Jari Allah itu berbicara tentang kuasa Allah. Dalam
Lukas 11:20 ditulis, “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
... “ Dalam bahasa Inggris ditulis the finger of God): “But if I
with the finger of God cast out devils, no doubt the kingdom of God is
come upon you
(KJV) Alkitab mencatat kapan jari Allah dipakai:


1.      Jari
Allah dipakai ketika Allah mengeluarkan umatNya dari tanah Mesir


Pada waktu
tulah pertama dan kedua, juru-juru tenung Firaun dapat melakukannya juga.
Tetapi
pada tulah ketiga, ketika banyak nyamuk meliputi seluruh tanah Mesir, para ahli
itu berkata “Inilah tangan Allah” (This is the finger of God) - Kel
8:19.


2.      Jari
Allah pernah dipakai ketika Allah mengukir loh batu untuk menuliskan 10
perintah Allah di gunung Sinai (Kel 20).


Dalam perjanjian baru, ada kisah dalam Yoh 8:2-12, ketika Yesus dihadapkan kepada seorang perempuan yang tertangkap basah berzinah oleh para ahli
Taurat dan Farisi. 
Mereka berusaha mencobai Yesus dengan
menanyakan padaNya apa yang harus dilakukan terhadap perempuan ini. Yesus tahu
bahwa jika Ia berkata, “Jangan dihukum!” maka para ahli Taurat dan Farisi akan
menuduh Yesus melawan hukum Taurat Musa (Yoh 8:5). Namun, jika Yesus setuju
dengan hukum mati,
pastilah
Ia melanggar hukum Romawi karena pada saat itu yang berhak menghukum mati
seseorang cuma pengadilan romawi, tidak boleh memakai hukum agama. Apa yang
Yesus lakukan? Yesus membungkuk dan menulis dengan
jariNya di tanah (Yoh 8:6-8).


Ada
banyak pendapat mengenai apa yang ditulis Yesus saat itu. Dalam film ‘the
passion of the Christ’ diilustrasikan Yesus membuat garis batas di atas tanah yang
artinya wanita ini ada dalam perlindunganNya.
Ada yang berkata, karena Ia datang sebagai
hakim, maka Ia menuliskan dosa-dosa mereka dan membuat semua orang tertempelak.


Apapun yang ditulis oleh
jariNya, yang pasti itu adalah sesuatu hal yang membuat orang-orang yang
tadinya beringas dan siap menghukum perempuan ini mendadak merasa bersalah oleh
hati nurani mereka sendiri dan pergi meninggalkannya.
Semua orang berdosa pergi, kecuali 1 orang, yaitu
perempuan yang berdosa tadi. Dalam Yoh 8:10 Yesus menanyakan, "Hai
perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum
engkau?" Menghukum disini yaitu ‘kategoros’ atau ‘kategor’ yang merupakan
sebutan untuk iblis, karena iblis kerjanya menghukum. Kalau seseorang punya
balok di mata, dia akan melihat selumbar di mata orang lain. Dosa terutama di
dunia ini adalah kemunafikan. Kalau ada orang yang suka menghukum orang lain,
pasti ada dosa di dalam dirinya; sebab kalau orang sudah diampuni Tuhan, dia
juga akan bermurah hati sebagaimana Tuhan itu murah hati


Seperti
ahli Farisi dan Taurat yang suka menunjuk / menuduh orang lain, jari manusia
dapat pula dipakai iblis untuk melakukan hal yang sama. Iblis adalah penuduh,
pendakwa, pemfitnah dan pendusta. Jari manusia lebih berbahaya dari pistol
ataupun ‘revolver’. Jika jari seseorang dipakai iblis, maka ia akan suka
menuduh, memfitnah, suka membuat orang lain jatuh dan selalu mengingatkan
kesalahan / dosa masa lalu. Akan tetapi, jika jari seseorang dipakai Allah,
maka ia akan dipakai Tuhan untuk mengusir kuasa kegelapan. Jari itu ibarat
pistol yang sanggup untuk ‘menembak’ setan dan mendatangkan kerajaan sorga
sebagaimana yang tertulis dalam Luk 11:20. Pilihan ada pada setiap pribadi, mau
dipakai Tuhan atau dipakai iblis.


 
“Jari kita bisa dipakai
Tuhan untuk menghancurkan iblis dan mendatangkan kerajaan sorga. Tetapi jari
kita juga bisa dipakai iblis untuk menunjuk / menuduh orang lain dan
mendatangkan hukuman atas orang tersebut.
Pilihan ada pada setiap pribadi,
mau dipakai Tuhan atau dipakai iblis
.


Yesus datang untuk membebaskan dan mengampuni. Ia
juga tidak menghukum perempuan yang kedapatan berzinah (Yoh 8:11). Yesus tidak
menggunakan jariNya untuk menunjuk dan menuduh perempuan ini seperti yang
dilakukan ahli Taurat dan Farisi. Sebaliknya, justru Ia memberikan perlindungan
dan pengampunan. Perkataan "Pergilah..."(Yoh 8:11b) bukan dimaksudkan
untuk mengusirnya akan tetapi memberikan kekuatan kepadanya untuk tidak berbuat
dosa. Inilah anugerah yang Yesus berikan.


Selama Yesus di bumi, Ia menjadi tempat bagi orang-orang
yang terbuang, para pemungut cukai, para pelacur, orang miskin, orang sakit,
dll. Dalam Yoh 6:37 ditulis, "Semua yang
diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang
kepada-Ku
, ia tidak akan Kubuang."
Apapun latar belakang
dan kehidupan masa lalu seseorang, asalkan ia datang pada Yesus, Ia
tidak pernah menolak dan membuangnya. Tuhan memberikan masa depan yang baru
bagi semua orang yang datang padaNya. Tuhan melakukan pemulihan bagi hidup
umatNya asalkan umatNya membiarkan jari Tuhan menjamah hatinya. Syarat
pemulihan yang lain yaitu jika seseorang berhenti menunjuk orang lain untuk
memfitnah (Yesaya 58:9-10). Janji Tuhan dalam Yesaya 58 : 9-10 jika kita
berhenti menunjuk orang lain yaitu Tuhan akan menjawab doa-doa kita, kutuk
diganti berkat dan kesuraman diganti kegemilangan. Pada jaman sekarang, Tuhan
tidak menulis di loh batu lagi, t

Diterbitkan di: Juli 23, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.