Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Tari tunggal

oleh: oxlay    
ª
 
Tari tunggal adalah jenis tari yang dalam penyajiannya dibawakan oleh seorang penari. Tari tunggal juga dapat dibawakan oleh lebih dari satu orang, dapat dibawakan secara berpasangan ataupun massal.

Macam-macam tari tunggal:
a. Tari Menak (Jawa Barat / Jawa Tengah)
b. Tari Topeng Kelana (Jawa Tengah)
c. Tari Panji Semirang (Bali)
d. Tari Gambiranom
e. Tari Gatutkaca Gandrung (Jawa Tengah)
f. Tari Anjasmara

Peran tari tunggal
Tari tunggal mempunyai peran sebagai berikut:
a. Sebagai media ekspresi
b. Sebagai media komunikasi
c. Sebagai media berpikir kreatif
d. Sebagai media mengembangkan bakat

Perkembangan tari tunggal nusantara
Sejarah perkembangan tari tunggal dibagi menjadi tiga periode, yaitu:
a. Zaman masyarakat primitif. Pada zaman tersebut sifat gerakannya masih sederhana, sakral, magis (upacara adat), meniru gerak manusia (mimitis), meniru gerak binatang (imitatif), meniru gerak alam. Pada zaman primitif dapat ditemukan gambar-gambar di dinding gua.
b. Zaman masyarakat feodal. Pada zaman tersebut agar tari ada perkembangan, maka di kerajaan maupun di masyarakat fungsi pertunjukan tari berkembang menjadi tontonan, hiburan dan pertunjukan.
c. Zaman masyarakat modern. Pada zaman ini tari sebagai sarana berprestasi, sering diadakan festival-festival di berbagai tempat. Banyak pembaruan tari yakni tari kreasi baru. Pembaruan tersebut diawali dari Bali tahun 1930 oleh I Mario dengan gaya gebyar, disusul Bagong Kusudiarjo dan Wisnoe Wardhana tahun 1950-1958. Yang semula bertema seni tradisi, berkembang dengan tema-tema nafsu kekuasaan, kebiadaban, penindasan, konflik sosial, konflik politik, korupsi, kekerasan.
Pembaruan semakin kuat, pada saat Wisnoe Wardhana, Bagong Kusudiarjo, Gendhon Humardani, R.M. Soedarsono dan kawan-kawan menimba ilmu ke Amerika.

Tokoh-tokoh tari dan hasil karyanya:
a. Wiwik Widiastuti (Jakarta). Menggali dan mengembangkan budaya Betawi. Karyanya: tari ronggeng, tari topeng, tari ngarojeng.
b. Bagong Kusudiarjo (Yogyakarta). Karyanya: tari batik, tari tani, tari reog, tari keris, tari bhayangkari.
c. S. Maridi (Solo). Karyanya: tari bondan tani, tari merak subal, tari gambyong pareanom, tari pejuang.
d. I Wayan Dibia (Bali). Karyanya: tari jaran teji, tari manuk rowo.

Diterbitkan di: 11 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa sifat;sifat tari tunggal ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa arti pola alantai Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan sebanyak banyak nya tentang pengertian tari tunggal? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    gambar tari tungal Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ga danta Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa kesimpulan dari Tari Tunggal? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan sifat-sifat tari tunggal!!!!!! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa contoh tari tunggal dari sumatra? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tari tunggal dari daerah jawa barat Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja jenis-jenis tari tunggal serta penjelasannya ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.