• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Arts>Puisi Antopologi Nganjuk

.

Puisi Antopologi Nganjuk

oleh : Black_Shark    

Pengarang : Adiknya Wahid
  NGANJUK KOTA KU

Sayup-sayup angin semilir berdesir
Menyisir daun daun bergulir
Menghempas tiada arah
Berbuih putih air mengalir
Bersama daun daun melambai
Bukit hutan sawah membentang
Menyelimuti bumi kehijauan
Panas gersang kian menyingkir
Sang bayu semilir berdesir
Tempat ku mengepak kan sayap sayap dewasa
Nganjuk sang kota angin
Kala sang surya menjelang
Petani,peternak,pedagang
Melaju mengukir masa depan
Tempat berjuta asa terpendam
Nasi pecel,getuk pisang
Bordir bathik,opak gapit,ukiran kayu
Polesan karyamu
Air terjun sedudo gua margotrisno
Rona wisatamu
Museum jendral sudirman museum dokter soetomo
Tempat pahlawan terkenang
Semua bersatu dalam kubu
Di tempat aku menghempas
Nafas,lepas,bebas.
Bersama sang bayu terhempas
Oh….. nganjuk kota ku
**********
BEBAS
Ingin rasanya aku terbang bebas
Menghempas menuju awan
Menggapai segala rasa
Yang tak pernah hadir di relung relung hati
Sejuta rasa bergelegar
Meraung raung menghempas
Bersama alunan musik
Bersama tarian pohon
Bersama angin ku bebas
Mengepak kan sayap sayap indah
Berikan sejuta warna untuk semua
Membawa bahagia,membawa cahaya
Kepak kan sayap mu setinggi langit
Gapai bintang terangi dengan cahaya nya
Buat semua cerah tersenyum ceria
Raih semua…..
Bersama senyuman sang bintang
**********
AMARAH
Saat kelopak mata tak kuasa
Saat sedih tak tertahan
Mengapa selalu………
Semua….. semua….
Tak ada yang berbeda
Pasti….. saat itu….
Muka meradang merona
Bagaikan daun terbakar
Hingga titik titik air menetes
Membasahi pancaran cahayamu
Kian lama kian meradang
Serasa hati tergores luka
Bagai duri menerjang melayang
Menghunjam amarah
Rasa sakit tak tertahan
Menyeruak suara melantang
Sayup sayup menghilang
Hingga sunyi senyap datang
**********
GURATAN SANG PENYAIR
Aku taktahu ingi menulis apa
Aku tak merasakan satu hal pun
Hanya satu yang ku tahu
Aku hanya memain kan pena pena ku
Bersama goresan tinta suciku
Ku gurat kan noda noda indah
Mengisi lembaran putih yang kosong
Seprti hal nya kekosongan relung relung jiwa ku
Entah apa yang kumau ……..
Entah apa yang ku ingin……
Apa yang ku harap dan apa yang kurasa
Aku tak dapat menjawab semua itu
Rasanya kosong, kosong tiada berisi
Rasanya tubuh ini capek
Mata ini ingin tertutup
Tapi…………
Tagan ini tetap ingin berkarya
Apa yang harus ku tulis
Aku tak mengerti
Hanya guratan guratan luka hati
Yang ku ukir
Biarlah tanga tangan ini etrsenym menari
Prana rindu yang mendalam
Atas polesan noda noda suci nya
Akan kah ini yang di sebut
Gurata sang penyair
Entah…….. entah lah………..
Hanya itu yang bias kukatakan.
**********
PESONA MIMPI YANG ENGGAN BERTEPI
Akan kah dunia ku terus begini
Mengalir tanpa bertepi
Berjalan tanpa henti
Ingin ku buka mata
Tapi berat terasa
Ingin datang dimana masa
Membangun berjuta asa
Saat hati terombang ambing
Laksana daun bergulir
Tiada arah tertuju
Ingin rasanya………
Ku hilangka penat hati
Terbang melayang bebas ke angkasa
Bersama senyuaman sang bintang
Ingin ku bagi warna yang indah
Tapi apa daya………..
Aku tak punya sesuatu
Untuk mebuat nya bermakna
Andai ku bisa belokkan sang waktu
Akan ku ukir kisah hidup ku
Dengan berbagai warna yang indah
Membawa sejuta pesona di mana mana
**********
Diterbitkan di: Mei 29, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.